Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Malaysia akan Putus Aliran Listrik dan Air Bangunan Ilegal Termasuk di Penampungan Rohingya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2026 14:36 2:36 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2026 14:36
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bangunan-bangunan yang didirikan tanpa izin adalah ilegal dan tidak akan diberikan akses listrik dan air bersih, kata Menteri Perumahan dan Pemerintahan Daerah Malaysia Nga Kor Ming.

Dia mengatakan kebijakan tersebut diambil guna mencegah munculnya pemukiman-pemukiman ilegal, termasuk di kalangan komunitas asing seperti pengungsi Rohingya.

“Masalah pengungsi Rohingya merupakan yurisdiksi Departemen Keimigrasian, yang melakukan inspeksi rutin dan operasi penertiban. Akan tetapi, kebijakan pemerintah sudah jelas. Siapa saja yang memasuki wilayah negara ini, baik dengan alasan kemanusian atau sebagai pengungsi, harus mendapatkan izin dari pemerintah,” kata Nga Kor Ming kepada para reporter di Ipoh, hari Sabtu (13/6/2026) seperti dilansir Bernama.

Pernyataan Nga itu merujuk pada laporan tentang sebuah bangunan empat lantai ilegal yang dibangun oleh komunitas Rohingya di daerah terpencil Sungai Tekali, Hulu Langat, Selangor.

Sementara itu, ia mengatakan pemerintah sudah mencabut 26.108 izin usaha yang dioperasikan oleh warga negara asing melalui 4.000 operasi penegakan hukum yang dilakukan di seluruh negeri hingga Mei tahun ini.

Baca Juga

MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan

“Orang asing tidak boleh menjalankan bisnis atau memegang izin usaha. Mereka diperbolehkan bekerja sebagai pegawai, tetapi mereka tidak diperbolehkan memiliki bisnis,” paparnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat
Tulisan selanjutnya Persidangan Kasus Rodrigo Duterte di ICC Bisa Melibatkan 1.000 Korban

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat

Berita
28 Juli 2026 20:00
PM Andy Burnham Izinkan Pangkalan Militer Inggris Dipakai Amerika untuk Menyerang Iran
‘Israel’ Larang Masuk Siapa Pun yang Menyebutnya Negara Apartheid
MUI Apresiasi Menko Yusril atas Ruang Dialog Strategis antara Pemerintah dan Ormas Islam
Prancis Jadi Negara Uni Eropa Pertama yang Melarang Akses Media Sosial Bagi Anak-anak

Terbaru

  • MES Sebut Pertumbuhan Ekonomi Belum Berbanding Lurus dengan Kesejahteraan Masyarakat
  • Menag: Hasil KUII VIII Akan Jadi Program Kerja Kementerian Agama
  • Trump Abaikan Keberatan Netanyahu soal Rencana Penjualan F-35 ke Turki
  • KUII VIII Hasilkan 12 Rekomendasi Strategis untuk Umat, Bangsa, dan Negara
  • Hamid Fahmy Zarkasyi: Krisis Peradaban Berawal dari Hilangnya Adab dalam Pendidikan
  • Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik
  • Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab
  • Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur
  • Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban
  • Mendikdasmen: KUII VIII Momentum Perkuat Persatuan Umat dan Dukung Pembangunan Nasional

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Prof Masykuri Abdillah: Rekomendasi KUII VIII Harus Dikawal hingga Menjadi Kebijakan Publik

28 Juli 2026 14:00
Berita

Prof. Hamid Fahmy Zarkasyi: Sekolah Tahfidz Harus Melahirkan Manusia Beradab

28 Juli 2026 12:45
Berita

Komite Teknokrat Palestina Mengaku Siap Mengelola Gaza usai ‘Israel’ Mundur

28 Juli 2026 12:30
Berita

Keluarga Adalah Sekolah Pertama Pembentuk Peradaban

28 Juli 2026 12:24
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?