Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Seorang Ibu Gugat OpenAI Terkait Kematian Putrinya Usai Curhat ke ChatGPT

Ama Farah
Terakhir diupdate: 13 Juni 2026 11:14 11:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 13 Juni 2026 11:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang ibu asal Kanada menggugat OpenAI dan CEO-nya, Sam Altman, ke pengadilan di Amerika Serikat, dengan tuduhan ChatGPT mendorong putrinya yang berusia 24 tahun, Alice Carrier, untuk merenggut nyawa dan mengakhiri hidupnya sendiri.

Kristie Carrier mengajukan gugatan tersebut pada Kamis (11/6/2026) di pengadilan San Francisco, lansir The Guardian.Dalam gugatannya, dia menyebut Alice mengungkapkan pikiran bunuh diri kepada ChatGPT lebih dari selusin kali sepanjang tahun 2024, tetapi sistem keamanan OpenAI tidak pernah menandai percakapan itu atau menghentikannya.

Gugatan itu juga menuduh chatbot tersebut berperan sebagai “teman curhat” dan “terapis”, mengkritik layanan hotline krisisnya, yang membenarkan pikiran bunuh diri Alice dan mendesaknya untuk terus berbicara. Alice Carrier meninggal dunia akibat bunuh diri pada tahun 2025 di Montreal.

Pihak OpenAI menyatakan pihaknya melatih model AI untuk mengarahkan pengguna yang sedang dalam kondisi krisis untuk mencari sumber bantuan, dan saat ini mereka sedang menelaah berkas gugatan.

Seorang juru bicara menyebut interaksi yang disebutkan dalam gugatan terjadi pada versi ChatGPT yang lebih lama yang sudah tidak tersedia lagi.

Baca Juga

Macklemore Palestina
Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir
Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’

Gugatan tersebut menuntut ganti rugi serta perintah pengadilan agar OpenAI secara otomatis menghentikan percakapan-percakapan yang berkaitan dengan tindakan menyakiti diri dan menampilkan peringatan yang ditujukan kepada penggunanya. Gugatan itu juga menuduh OpenAI lalai dalam merancang ChatGPT dan gagal memperingatkan pengguna tentang risikonya.

Kasus ini merupakan salah satu dari 18 gugatan serupa yang diajukan di negara bagian California, Amerika Serikat, terkait kasus bunuh diri yang dihubungkan dengan ChatGPT.

Pada Oktober 2025, OpenAI melaporkan lebih dari 1 juta pengguna setiap pekan mengirim pesan yang mengindikasikan potensi perencanaan bunuh diri. OpenAI turut digugat keluarga korban penembakan di sekolah di British Columbia karena dinilai gagal melapor ke pihak berwenang atas percakapan bermasalah yang dilakukan tersangka pelaku penembakan dengan ChatGPT.

Sementara itu Google juga menghadapi gugatan-gugatan terkait chatbot Gemini miliknya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kelompok Hacker Terkait Iran Klaim Retas Drone FBI
Tulisan selanjutnya Kapalnya Ditembak Dekat Oman India Panggil Diplomat Amerika Serikat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional

Berita
26 Oktober 2026 14:33
Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
Cegah Data Jatuh ke Tangan ‘Israel’, Malaysia Larang ASN Pakai Waze
Didanai Beijing, Pentagon Anggap Confucius Institutes Ancaman Bagi Keamanan Negara AS
Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional

Terbaru

  • Macklemore Janji akan Menyuarakan Pembebasan Palestina Sampai Napas Terakhir
  • ‘Israel’ Lancarkan Penggerebekan di Seluruh Tepi Barat, Usir 5.000 Warga Palestina
  • Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak
  • Penjajah ‘Israel’ Bakar Kamp Pengungsian di Gaza, Lebih dari 200 Keluarga Terusir
  • Menteri Ekstremis Zionis Terobos Masjidil Aqsha Jelang Pemilu ‘Israel’
  • Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
  • Serangan ‘Israel’ Hantam Universitas Islam Gaza, Tiga Warga Syahid dan Tujuh Luka
  • Pejabat Pertahanan Aliansi Mekkah Dikabarkan Bakal Kunjungi Iran, Bahas Keamanan Regional
  • Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif
  • Bandara Riyadh Kembali Melayani Penerbangan Internasional

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi

27 Oktober 2026 13:26
Serangan Siber Hacker terhadap Israel
Berita

Kelompok Hacker Handala Bobol Sistem ‘Israel’, Curi 150 GB Dokumen Sensitif

26 Oktober 2026 14:03
Berita

Sebagian Pecahan Rudal Balistik Houthi Jatuh di Mekah

25 Oktober 2026 14:12
Berita

Gereja di Yordania Diserang, Raja Abdullah Janji akan Menuntut Balas

24 Oktober 2026 15:57
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?