Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kurang Tangkas Menjawab Soal Yahudi Rektor UPenn, Harvard dan MIT Didesak Mundur

Ama Farah
Terakhir diupdate: 10 Desember 2023 23:03 11:03 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2023 05:56
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden University of Pennsylvania, hari Sabtu (9/12/2023), mengumumkan pengunduran dirinya setelah didesak mundur karena dianggap tidak tangkas ketika menjawab pertanyaan dari anggota Kongres AS perihal meningkatnya anti-Semitisme alias anti-Yahudi di kampus-kampus di Amerika Serikat. Rektor Universitas Harvard dan MIT juga didesak melakukan hal serupa.

Elizabeth Magill “secara sukarela mengajukan pengunduran dirinya,” kata Scott Bok, ketua board of trustees UPenn, dewan yang berwenang membuat keputusan-keputusan besar universitas swasta terkemuka itu.

Bok sendiri mengundurkan diri, kata seorang juru bicara universitas itu mengkonfirmasi kepada AFP Ahad (10/12/2023).

University of Pennsylvania atau populer dengan sebutan UPenn merupakan salah satu anggota dari Ivy League, sekelompok perguruan tinggi swasta di Amerika Serikat yang dikenal sangat unggul di bidang riset. Tujuh perguruan tinggi elit dan bergengsi lainnya yaitu Brown University, Columbia University, Cornell University, Dartmouth College, Harvard University, Princeton University dan Yale University.

Magill merupakan salah satu dari tiga rektor universitas terkemuka yang dihujani kritik menyusul keterangan yang mereka berikan di Kongres AS pada hari Selasa (5/12/2023) perihal unjuk rasa anti-Semitisme yang marak di kampus-kampus Amerika belakangan ini.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Tujuh puluh empat anggota Kongres AS menulis surat menuntut pemecatan segera Magill, rektor Universitas Harvard dan rektor  Massachusetts Institue of Technology (MIT). Mereka dinilai memberikan penjelasan yang berbelit-belit dan jawaban tidak tegas ketika ditanya apakah mahasiswa yang menyerukan “genosida terhadap kaum Yahudi” di kampus mereka telah melanggar kode etik mahasiswa.

Menanggapi penjelasan Magill di Kongres ASl, Gubernur Pennsylvania yang merupakan politisi Partai Demokrat menyebut performa wanita itu “sangat memalukan”. Sementara seorang donatur besar perguruan tinggi itu mengatakan dia akan membatalkan hadiah $100 juta untuk salah satu fakultasnya, Wharton School of Business.

Dalam pertemuan di Kongres AS itu, politisi muda Partai Republik Elise Stefanik bertanya kepada masing-masing rektor UPenn, Harvard dan MIT apakah seruan genosida terhadap Yahudi melanggar aturan atau kode etik kampus.

“Kalau ujarannya berubah menjadi perilaku, itu bisa jadi pelecehan, ya,” jawab Magill, menurut transkrip pertemuan-pertemuan yang dimuat di situs kantor Stefanik.

Politisi itu wanita itu menekan lebih lanjut,  “Saya bertanya, secara khusus menyerukan genosida terhadap orang Yahudi, apakah itu termasuk perundungan atau pelecehan?”

“Jika terarah dan parah, menyebar luas, maka itu adalah pelecehan,” kata Magill.

“Jadi jawabannya adalah ya,” selidik Stefanik.

“Ini adalah keputusan yang bergantung pada konteks, ibu anggota Kongres,” jawab Magill.

Ketika Stefanik mendengar jawaban serupa dari dua rektor lain, dia langsung geram, “Itu tidak bergantung pada konteksnya. Jawabannya adalah ya, dan itulah sebabnya Anda harus mengundurkan diri.”

Menyusul pertemuan itu, Claudine Gay, rektor Harvard, meminta maaf karena kurang bersikap tegas dalam mengecam anti-Semitisme yang berkembang di kampusnya.

“Ketika kata-kata menambah beban stres dan rasa sakit, saya tidak tahu bagaimana Anda ada merasakan hal lain selain penyesalan,” kata Gay kemudian kepada koran Harvard Crimson.

Mengomentari pengunduran diri Magill, Bok mengatakan bahwa wanita itu membuat “satu kekeliruan langkah” sehingga merenggut karirnya.

“Dia bukan dirinya sendiri pada hari Selasa lalu,” kata Bok dalam sebuah pernyataan yang diterbitkan oleh surat kabar kampus The Daily Pennsylvanian.

“Terlalu siap dan terlalu banyak masukan mengingat forum [yang akan dihadapi] itu penuh ketidakramahan dan pertaruhan yang tinggi, dia justru memberikan jawaban yang bersifat legalistik terhadap sebuah pertanyaan moral, dan itu salah,” kata Bok, mengomentari jawaban-jawaban Magill dalam pertemuan dengan Kongres AS yang dinilainya kurang tangkas.

Menyinggung soal pengunduran dirinya sendiri Bok mengatakan, itu berlaku segera.

Wakilnya, Julie Platt, akan menempati jabatan yang ditinggalkan Bok untuk sementara waktu, kata komite eksekutif UPenn dalam pengumuman yang dirilis Sabtu malam (9/12/2023).

Menurut nota yang ditulis Bok kepada kampusnya, Magill akan menjadi pejabat sementara sampai rektor atau presiden UPenn yang baru ditunjuk. Sementara posisi Magill di fakultas hukum tidak terpengaruh.

Sementara Magill sudah menyatakan mundur, Stefanik mengarahkan pandangannya ke pimpinan Harvard dan MIT, mencolek akun keduanya di X (dulu Twitter).

“Lakukan hal yang benar,” kata Stefanik menyindir masing-masing rektor Harvard dan MIT. “Dunia menyaksikan,” imbuhnya.

Seiring pertempuran dan bencana kemanusiaan di Gaza, aksi anti-Semitisme dan aksi anti-Islam serta islamopfobia marak di sekolah-sekolah dan kampus-kampus di seluruh penjuru Amerika Serikat, yang selama ini  membanggakan dan mengagung-agungkan kebebasan berbicara dan berekspresi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HarvardkampusKongres ASMITUPennyahudi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal Perang Prancis Jadi Target Drone dari Yaman
Tulisan selanjutnya Gigi Belum Rata Smile Direct Club Sudah Bangkrut Pelanggan Tak Bisa Senyum

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Wali Kota Berlin Bilang Hacker Meretas Sistem dan Mencuri Data Ibu Kota Jerman

Berita
30 Agustus 2026 10:13
AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

3 September 2026 10:23
Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?