Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gigi Belum Rata Smile Direct Club Sudah Bangkrut Pelanggan Tak Bisa Senyum

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2023 06:23 6:23 am
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2023 06:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Smile Direct Club tutup beberapa bulan setelah mengajukan pailit alias bangkrut di Amerika Serikat, membuat sebagian pelanggannya kebingungan karena perawatan untuk meratakan gigi mereka masih belum tuntas.

Dikenal sebagai penjual teeth aligners perata gigih berwarna bening, perusahaan itu mengatakan pihaknya “membuat keputusan yang luar biasa sulit” untuk menutup operasinya pada Jumat malam, lansir BBC Ahad (10/12/2023).

Perusahaan berbasis di Amerika Serikat itu menjajakan alat perata gigi dengan harga sekitar £1,800 tanpa perlu mengunjungi dokter gigi.

Upaya penyelamatan terakhir gagal karena perusahaan itu memiliki utang segunung.

Didirikan pada 2014, perusahaan orthodontic itu membanggakan diri sebagai perusak industri dental “bricks-and-mortar” dengan menawarkan pembelian alat perata gigi secara online tanpa harus ke dokter gigi. Secara tradisional, orang yang ingin merapikan giginya harus menggunakan kawat gigi atau clear aligners yang dipasangkan oleh dokter atau ahli gigi setelah melakukan konsultasi tatap muka langsung.

Baca Juga

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran

Banyak pelanggan kecewa dengan penutupan Smile Direct Club karena mereka dapat memesan perata gigi dengan harga lebih murah dan mencetak ukuran aligner mereka sendiri di rumah.

Perawatan yang ditawarkan Smile Direct Club biasanya memerlukan waktu empat sampai enam bulan dan pelanggan melakukan konsultasi online dengan dokter gigi terdaftar.

Dalam sebuah pernyataan yang dimuat di situs webnya, perusahaan itu mengklaim telah “memperbaiki senyum dan hidup lebih dari dua juta orang”.

Malangnya, pelanggan di Amerika Serikat, Inggris dan lainnya dibuat kebingungan sebab pihak perusahaan mengatakan lini dukungan pelanggan tidak lagi tersedia, meskipun mereka masih ada yang harus melakukan konsultasi online atau menyesuaikan ukuran aligner yang dipesannya.

Smile Direct menyatakan pelanggan yang ingin melanjutkan perawatan gigi mereka untuk mendatangi dokter gigi setempat. 

Pelanggan yang sudah membeli produknya juga marah disebabkan garansi seumur hidup “ yang ditawarkan tidak lagi berlaku. Sementara pelanggan yang masih memiliki tagihan harus tetap menyelesaikan pembayaran.

Oleh karena kepailitan mereka masih diproses, urusan pengembalian dana pelanggan akan diselesaikan kemudian, kata Smile Direct.

“Menjijikkan bagaimana kita semua diperlakukan… Saya baru saja mendaftar untuk mendapatkan aligner saya, sudah melakukan pembayaran pertama dan sekarang saya bahkan tidak akan menerima kawat gigi saya,” kata salah satu pelanggan lewat media sosial yang kecewa berat dengan Smile Direct.

Seorang pria mengatakan istrinya sudah membayar penih untuk aligner baru yang dibutuhkannya, tetapi sekarang dia tidak yakin apakah barang itu akan diterimanya.

Di Instagram seorang pelanggan mencurahkan kekesalannya. “Saya sudah enam bulan menjalani perawatan – dan sekarang apa? Saya tidak dapat menyelesaikannya? … Ini sungguh sangat mengecewakan.”

Dalam pernyataannya di website perusahaan, Smile Direct Club meminta maaf atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan.

Lisa Webb, pakar hukum konsumen di organisasi peduli pelanggan Which?, mengatakan bahwa nasib mereka sudah pasti terombang-ambing.

Pengembalian dana pelanggan mungkin akan jauh dari harapan. Pasalnya, uang dari aset perusahaan pasti lebih dulu diamankan pihak likuidator dan para kreditur besar yang memberikan pinjaman kepada Smile Direct Club berada di antrean terdepan untuk memperoleh kembali dana mereka. Dana yang diperoleh dari aset perusahaan juga belum tentu cukup untuk menutup utang-utangnya.

Dia menyarankan bagi konsumen di Inggris yang masih menunggu produknya, atau yang belum membatalkan pemesanan dan membayar dengan kartu kredit, bisa melakukan upaya penuntutan pengembalian dana berdasarkan Pasal 75 UU Kredit Konsumsi.

Smile Direct Club terpaksa mengajukan perlindungan pailit di Amerika Serikat pada akhir September, yang memberikan waktu untuk menata ulang utang-utangnya demi menyelamatkan perusahaan.

Namun, hari Jumat lalu muncul kabar bahwa upaya terakhir yang mereka lakukan pun tidak membuahkan hasil, karena para kreditur tidak sepakat.

Perusahaan Smile Direct Club pernah ditaksir bernilai $8,9 miliar (£7 miliar), tetapi sialnya mereka tidak berhasil mencetak laba dan justru merugi dengan besaran utang hampir $900 juta ketika mengajukan pailit, menurut majalah Fortune.

Perusahaan itu, yang mengandalkan iklan senyum manis dan review online positif yang bertebaran di media sosial, juga menghadapi gugatan paten. Sementara kalangan dokter gigi khawatir dengan kualitas dan kesesuaian produk untuk pelanggan yang memesannya, yang justru dapat memicu kerusakan gigi lebih lanjut.

Smile Direct bersikukuh membela diri dengan mengatakan bahwa produk yang dikirimkan ke pelanggan di bawah pengawasan para profesional berlisensi, meskipun diakui ada risikonya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:pailitSmile Direct
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurang Tangkas Menjawab Soal Yahudi Rektor UPenn, Harvard dan MIT Didesak Mundur
Tulisan selanjutnya Iklan Koleksi Terbaru ZARA Diduga Ejek Kondisi Palestina, Netizen Serukan Boikot

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sembunyikan Pisau di Kaos Kaki Pria Indonesia Terancam Hukuman Cambuk di Singapura

Berita
30 Agustus 2026 10:37
Aktivis Pro-Demokrasi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika
Suriah Angkat Pemimpin YPG Jadi Penasihat Kepresidenan
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas

Terbaru

  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
  • Temui Kemenhaj, Baznas Upayakan Dam Haji 2027 Jamaah Indonesia Dilaksanakan di Tanah Air
  • Trump Akui Perangi Iran demi Lindungi ‘Israel’ dan Barat
  • 70 Guru Palestina Tak Diberi Izin, Seluruh Sekolah Kristen di Yerusalem Hentikan Pembelajaran
  • Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
  • Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap
  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sertifikasi Halal Restoran Bisa Dimulai dari Outlet yang Siap

3 September 2026 09:53
Berita

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang

2 September 2026 21:40
Berita

Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk

2 September 2026 20:21
Berita

Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal

2 September 2026 20:18
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?