Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Otoritas Palestina Siap Kelola Gaza bersama ‘Israel’

Ahmad
Terakhir diupdate: 19 Desember 2023 03:47 3:47 am
Ahmad
Dipublikasikan 18 Desember 2023 21:15
Bagikan
Hussein Al-Sheikh - Mayor Jenderal. Yoav Mordechai
Bagikan

Hidayatullah.com—Sekretaris Komite Eksekutif Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) Hussein Al-Sheikh mengklaim Otoritas Palestina (PA) adalah perwakilan sah rakyat Palestina dan akan siap mengambil alih pemerintahan Gaza setelah berakhirnya agresi ‘Israel’.

Al-Sheikh yang berusia 63 tahun, salah satu tokoh PLO yang didukung penjajah ‘Israel’ menjadi nama paling menonjol menggantikan Presiden Otoritas Palestina Mahmoud Abbas.

Ia menekankan bahwa tugasnya adalah untuk bekerja sama dengan penjajah ‘Israel’ dengan dalih meringankan penderitaan rakyat Palestina, dan mencatat bahwa Perjanjian Oslo dianggap telah berhasil, demikian dikutip laman Al Jazeera.

Dia mencatat bahwa semua faksi Palestina, termasuk Hamas, harus melakukan “penilaian nasional yang komprehensif terhadap segala sesuatu yang terjadi,” segera setelah perang berakhir.

Dalam sebuah wawancara dengan Reuters hari Sabtu Sheikh mengkonfirmasi bahwa jalur politik berdasarkan perjanjian ini sedang goyah dan “sampai saat ini belum mencapai tujuannya.”

Baca Juga

Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara

Dalam bentuknya yang sekarang, hal ini tidak akan mencapai ambisi rakyat Palestina untuk mendirikan negara Palestina. negara dalam perbatasan yang mendahului perang tahun 1967.

Merujuk pada Gerakan Perlawanan Islam (Hamas), Sheikh mengatakan bahwa tidak dapat diterima jika sebagian orang percaya bahwa metode dan pendekatan mereka dalam menangani perlawanan dengan penjajah ‘Israel’ adalah cita-cita tertinggi dan terbaik.

“Bukankah semua ini dan semua yang terjadi layak untuk dilakukan penilaian yang serius, jujur, dan bertanggung jawab untuk melindungi rakyat dan tujuan kita?” katanya menanggapi banyaknya kematian dan semua yang terjadi.

Al-Sheikh mengatakan bahwa meskipun ada dukungan lisan untuk mengelola negara Palestina, namun pihak Washington tidak mengusulkan mekanisme konkrit atau inisiatif politik, dan mengulangi seruan Mahmoud Abbas untuk mengadakan konferensi perdamaian internasional untuk memetakan jalan baru.

Tanggapan Hamas

Mengomentari pernyataan Syeikh tersebut, Sami Abu Zuhri, seorang pemimpin gerakan Hamas mengatakan, dukungan Al-Sheikh kepada penjajah ‘Israel’ dan seranganya kepada kelompok perlawanan dan pembebasan Palestina bukanlah sesuatu yang mengejutkan.

Ini adalah pertama kalinya seorang pemimpin senior Organisasi Pembebasan Palestina (PLO) yang sekuler, berbicara secara terbuka tentang taktik Hamas sejak serangan 7 Oktober lalu.

Diketahui, wilayah Palestina saat ini terbagi menjadi tiga. Sebagian diambil paksa penjajah dan dijadikan ‘Negara ‘Israel’’ (22.145 km²), dua wilayah lainnya adalah Tepi Barat (5.860 km²) dan Jalur Gaza (365 km²).

Sebagai catatan, Otoritas Palestina (PA) dibentuk oleh Perjanjian Oslo (Oslo Accord), sebuah kesepakatan yang ditandatangani pemerintah penjajah ‘Israel’ dan pimpinan Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), pada tahun 1993

Dengan perjanjian ini, penjajah memberi pengakuan hanya PLO satu-satunya yang mewakili rakyat Palestina, mengabaikan gerakan rakyat yang lain yang jauh lebih besar, seperti Gerakan Perlawanan Islam (Hamas).

Presiden Persatuan Sejarawan Internasional Palestina, Ghassan Washah, dalam sebuah wawancara dengan Al-Jazeera menggambarkan Perjanjian Oslo sebagai “kelahiran yang tidak sah dan menyimpang’, karena ditentukan tanpa melakukan referendum umum atau bahkan menerima pendapat kekuatan-kekuatan besar yang ada di Palestina.

Agresi ‘Israel’ di Jalur Gaza terjadi selama beberapa dekade dan telah berlangsung sebanyak lima kali, dengan agresi terbaru terjadi pada 7 Oktober 2023.

Perang Furqan (2008),  Perang Hijarah Sijjil (Batu Neraka) tahun 2021, Perang Ashful Ma’kul (Dedaunan yang Digerogoti Ulat) tahun 2014, Perang Saiful Quds tahun 2021, dan Operasi Taufan Al-Aqsha tahun 2023.

Selama kali agresi ‘Israel’, mayoritas korban adalah Warga Gaza yang dikelola Hamas. Menariknya, meski rakyat Gaza dan Hamas yang jadi sasaran, mayoritas tawanan yang keluarkan pihak Hamas selama kurun waktu itu adalah warga Tepi Barat.

Tahun 2011, Hamas membebaskan lebih dari 1000 tahanan Palestina di penjara ‘Israel’ dengan satu tentara Zionis bernama Gilad Shalit. Mayoritas tawanan yang dibebaskan berasal dari wilayah yang justru dikelola, yang justru dikelola Otoritas Palestina, yang didominasi organisasi PLO dan Fatah.  

Dan yang mengejutkan, selama tiga survei  sejak dimulainya agres ‘Israel’ ke Gaza, 7 Oktober, mayoritas warga Palestina di Tepi Barat yang dikuasai Otoritas Palestina, justru berpihak pada Hamas.

Jajak pendapat terbaru ini dilakukan Pusat Penelitian Kebijakan dan Survei Palestina (PSR) di Tepi Barat dan Jalur Gaza antara tanggal 22 November dan 2 Desember 2023 menunjukkan 90% warga menolak Presiden Otoritas Palestina (PA) Mahmoud Abbas, yang didukung Barat dan ‘‘Israel’’ dan meminta dirinya mundur teratur.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HAMASHeadlineHussein Al-SheikhisraelMahmoud AbbasOrganisasi Pembebasan PalestinaOtoritas PalestinaPLO
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Hormati Buya Hamka, MUI Bangun Pusat Pariwisata Halal di Maninjau
Tulisan selanjutnya Angka Kasus HIV AIDS di DKI Jakarta Sekitar 67.000

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan

Berita
4 Juli 2026 11:23
Akui Gagal Gulingkan Hamas, Netanyahu Siapkan “Migrasi Sukarela” bagi Penduduk Gaza
Membangun Peradaban dari Rumah: Ketahanan Keluarga sebagai Jalan Kebangkitan Umat
Ketua Umum MUI Dorong Pemerintah Tiru Rusia Tetapkan Gerakan LGBT Teroris
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Terbaru

  • Prosesi Pemakaman Dimulai Rakyat Iran Berkabung Meratapi Kematian Ayatullah Ali Khamenei
  • Euthanasia Mencakup Hampir 6 Persen Kematian di Belanda
  • UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia
  • Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi
  • Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
  • Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian
  • Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan
  • Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah
  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Jelang Proses Pemakaman Ayatullah Ali Khamenei, Jenderal Garda Revolusi Keluar dari Persembunyian

4 Juli 2026 15:15
Berita

Sindikat Pakistan Selundupkan Plasenta Manusia untuk Injeksi Anti Penuaan

4 Juli 2026 14:42
Berita

Otoritas Eropa Masih Imbau Maskapai Penerbangan Hindari Wilayah Udara Iran dan Timur Tengah

4 Juli 2026 13:44
Berita

Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas

4 Juli 2026 09:52
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?