Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polemik Kajian BEM Psikologi UI Soal LGBT Berlanjut, Kampus Beri Klarifikasi

Ahmad
Terakhir diupdate: 5 Juli 2026 06:11 6:11 am
Ahmad
Dipublikasikan 5 Juli 2026 06:08
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Universitas Indonesia (UI) akhirnya memberikan klarifikasi terkait polemik konten kajian yang diproduksi oleh salah satu organisasi kemahasiswaan di lingkungan Fakultas Psikologi UI dan menuai hujatan di media sosial.

Melalui pernyataan resmi yang diunggah di akun Instagram Universitas Indonesia, pihak kampus menegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi.

“Perlu kami tegaskan bahwa materi kajian organisasi kemahasiswaan tidak mencerminkan posisi resmi institusi Universitas Indonesia,” tulis UI dalam keterangannya di akun IG hari Sabtu (4/7/2026).

UI juga menegaskan bahwa sebagai perguruan tinggi negeri, institusi tersebut tetap berkomitmen pada Pancasila, nilai-nilai kebangsaan, serta mematuhi seluruh peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Dalam klarifikasinya, UI turut meluruskan bahwa rujukan yang digunakan dalam materi kajian berasal dari literatur ilmu psikologi mengenai klasifikasi kesehatan mental yang berada dalam ranah akademik. Menurut pihak kampus, penggunaan referensi ilmiah berbeda secara mendasar dengan kampanye atau promosi terhadap suatu gaya hidup.

Baca Juga

Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB

“Universitas Indonesia tidak menyelenggarakan, tidak memfasilitasi, dan tidak mendukung kampanye penyebaran gaya hidup apa pun,” demikian bunyi pernyataan tersebut.

Lebih lanjut, UI menjelaskan bahwa inti dari kajian yang dipersoalkan adalah penolakan terhadap tindakan kekerasan maupun persekusi terhadap sesama warga kampus. Kampus juga menegaskan komitmennya menjaga lingkungan akademik yang bebas dari intimidasi serta penyebaran data pribadi tanpa izin.

Meski klarifikasi telah disampaikan, unggahan tersebut masih dibanjiri beragam tanggapan dari warganet. Sebagian mempertanyakan pilihan judul dalam unggahan resmi UI.

Salah seorang pengguna Instagram berkomentar, “Kenapa judulnya gitu? Kan bisa judulnya pakai pernyataan terakhir yang ada di suratnya itu.”

Komentar lain datang dari seorang pengguna yang mengaku sebagai alumni UI. Ia menilai penggunaan referensi akademik sebaiknya tidak hanya mengacu pada literatur Barat.

“Saya alumni UI. Yang jadi kritik saya, rujukan literatur banyak menggunakan American Psychology. Dalam science modern ada ketimpangan antara Barat dan Timur atau western hegemony. Sebaiknya referensi diperluas dengan scholar dari Timur agar lebih berimbang,” tulis seorang pengguna IG menanggapi unggahan UI. Komentar tersebut memperoleh lebih dari 600 tanda suka dari pengguna lain.

Sementara itu, ada pula alumni yang menyampaikan kekecewaannya secara singkat melalui kolom komentar. “Sebagai alumni, saya merasa malu,” tulis akun IG @firavimartrxxxx.

Hingga saat ini, unggahan klarifikasi Universitas Indonesia masih menjadi perhatian publik dan memicu diskusi mengenai batas antara kebebasan akademik, penggunaan literatur ilmiah, serta posisi resmi institusi pendidikan terhadap materi yang diproduksi organisasi kemahasiswaan.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:APAfeminismeHeadlinehomoseksualKajian BEM Psikologi UIlgbtpsikologi UI
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Tetapkan LGBTQ sebagai Ancaman Nonmiliter dalam Perpres Pertahanan Negara
Tulisan selanjutnya UNESCO Mengakui Dondang Sayang hingga Silat sebagai Warisan Budaya Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Iptekes

Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru

Iptekes
3 Oktober 2026 07:44
KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
LPPOM Dorong Restoran Terbuka soal Status Halal Setiap Outlet
Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Terbaru

  • KH. Abdul Mu’thi: Tetap Berkarya di Balik Penjara
  • Bentuk Kantor Urusan Keagamaan, Menhan AS Kaitkan Perang Fisik dengan Pertempuran Spiritual
  • Menteri PertahananAS Kutip Alkitab dan Serukan Perang terhadap “Kaum Islamis”
  • Aljazair Berlakukan Hukuman Mati Bagi Arsonis Penyebab Kebakaran Hutan dan Lahan
  • Intelijen Maroko Dituding Mematai Jurnalis dan Aktivis HAM
  • Amerika Serikat Usir Dua Diplomat Iran Usai Sidang Majelis Umum PBB
  • Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas
  • Amerika Serikat Umumkan Kontrak $24,4 Miliar untuk Mempercepat Produksi Rudal
  • Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester
  • Pakar Filsafat Islam Ini Membedah 7 Cacat Nalar Kaum Ateis

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Lima Orang Didakwa di Prancis Terkait Pendanaan Hamas

4 Oktober 2026 14:46
Yahudi Inggris
Berita

Dua Pria Iran Didakwa Berencana Serang Yahudi Manchester

4 Oktober 2026 13:54
Berita

Ateis dan Mitos Kecerdasan: Membedah Cacat Logika dalam Gagasan Ketiadaan Tuhan

3 Oktober 2026 20:35
Berita

Menara Shahi Masjid Ujjain Roboh Saat Dibongkar, Warga Muslim Pertanyakan Prosesnya

3 Oktober 2026 20:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?