Hidayatullah.com– Seorang jenderal berpengaruh yang memimpin Korps Garda Revolusi Iran hari Jumat (3/7/2026) muncul dari persembunyian di saat Teheran bersiap untuk menggelar prosesi pemakaman mendiang Ayatullah Ali Khamenei.
Foto yang dipublikasikan secara daring oleh media pemerintah Iran menunjukkan Jenderal Ahmad Vahidi menghadiri rapat tentang upacara pemakaman Khamenei, 86, dan kemudian duduk di samping peti matinya dalam upacara pemakaman kecil, Kamis malam, yang digelar dekat bekas rumah Khamenei di Teheran, lapor Associated Press.
Vahidi merupakan tokoh penting yang memformulasikan sikap dan tuntutan Iran dalam perundingan-perundingan untuk mengakhiri perang dengan Amerika Serikat, menurut para pakar.
Dia dikabarkan termasuk dari segelintir orang di lingkaran terdalam yang bisa melakukan kontak langsung dengan pemimpin tertinggi Syiah Iran saat ini Mojtaba Khamenei.
Putra Ayatullah Ali Khamenei itu dikabarkan terluka dalam serangan AS-Israel atas Teheran yang menewaskan ayahnya pada 28 Februari.
Vahidi sendiri tidak terlihat di muka publik sejak 8 Februari, beberapa pekan sebelum Amerika Serikat dan Israel memulai serangan atas Iran.
Media pemerintah mengatakan jenazah Khamenei berada di dalam peti mati yang diletakkan di atas panggung, dengan bunga tulip merah berjajar di depannya. Tampak seperti kupu-kupu kertas tergantung dari langit-langit di depannya.
Para pelayat yang mengenakan pakaian berwarna hitam, yang disebut oleh media pemerintah sebagai anggota keluarga dari korban perang 12 hari pada tahun 2025 dan perang Iran baru-baru ini, melemparkan kerudung , syal dan barang-barang lainnya untuk dipergunakan para pelayat untuk mengusap peti mati Khamenei, sebuah praktik yang biasa dilakukan masyarakat Syiah Iran.
Kemudian, media pemerintah menunjukkan gambar peti mati Khamenei yang diselimuti kain bendera berwarna merah, yang sudah diterbangkan di atas kubah emas makam Imam Hussein di Karbala, Iraq.
Mulai hari Sabtu 4 Juli 2026, Iran akan menggelar rangkaian upacara pemakaman Ayatullah Ali Khamenei yang keseluruhannya berlangsung selama beberapa hari.
Jenazah Khamenei akan dibawa berkeliling ke sejumlah kota di Iran dan negara tetangga Iraq. Upacara pemakaman akan dimulai di Grand Mosalla di Teheran, di mana sejumlah jalan akan ditutup dan aktivitas masyarakat dihentikan dalam masa berkabung untuk mengenang pemimpin besar mereka itu.*




