Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dukung Gaza Bintang Cricket Australia Usman Khawaja Kena Sanksi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Desember 2023 12:09 12:09 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Desember 2023 12:09
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bintang cricket Australia Usman Khawaja dikenai sanksi oleh International Cricket Council karena memgenakan pita hitam di lengannya sebagai bentuk dukungan kepada rakyat sipil Gaza saat laga Test pertama melawan tim Pakistan.

Khawaja, 37, tidak mengenakan sepatu bertuliskan “all lives are equal” dan “freedom is a human right” di Perth, tempatnya berlatih.

ICC menganggap dia melanggar aturan berpakaian dan perlengkapan dalam olahraga cricket.

Khawaja masih bida bermain di laga Test kedua yang dimulai pada 26 Desember.

Akan tetapi, dia akan dikenai sanksi lebih lanjut apabila mengenakan pita dinlenagan lagi atau membuat pernyataan dukungan terhadap Palestina di lapangan tanpa ada izin dari ICC dan Cricket Australia.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berdasarkan aturan ICC, pemain tidak boleh menunjukkan pesan berkaitan dengan politik, agama atau ras saat pertandingan internasional.

Khawaja, seorang Muslim, mengatakan bahwa apa yang ditunjukkannya merupakan pesan kemanusiaan dan bukan politik.

“Usman menunjukkan pesan pribadi saat laga Test oertama melawan Pakistan tanpa terlebih dahulu meminta izin kepada Cricket Australia dan ICC untuk menampilkannya, sebagaimana tertuang dalam regulasi tentang pesan pribadi,” kata jubir ICC seperti dilansir BBC Kamis (21/12/2023).

“Ini merupakan pelanggaran yang termasuk dalam kategori ‘pelanggaran lain’ dan sanksi untuk pelanggaran pertama adalah teguran,” imbuhnya.

Khawaja mengatakan akan “melawan” keputusan ketika dia dilarang mengenakan sepatu yang bertuliskan pesan tersebut di atas dalam warna merah, hijau dan hitam seperti bendera Palestina.

Lewat akun media sosialnya dia mengunggah sebuah video berisi dukungannya bagi warga sipil di Gaza.

“ICC mengatakan kepada saya bahwa saya tidak dapat mengenakan sepatu itu di lapangan karena itu merupakan pernyataan politik berdasarkan pedoman mereka. Menurut saya tidak demikian,” kata Khawaja.

“Saya menghargai pandangan dan keputusan mereka tetapi saya akan melawannya dan berusaha mendapatkan izin.”

Cricket Australia sebelumnya pernah mengatakan bahwa pihaknya mendukung “hak pemain untuk mengungkapkan pendapat pribadinya” tetapi juga berharap mereka mematuhi aturan ICC.

Pada 2014, atlet cricket England Moeen Ali diberikan peringatan agar berhenti mengenakan pita di pergelangan tangannya untuk menunjukkan dukungan kepada Gaza saat laga Test pertama melawan India.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Cricket AustraliagazapalestinaUsman Khawaja
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Abu Ubaidah: Kami Hancurkan 720 Kendaraan Penjajah, Setop Agresi atau Lanjut Perlawanan!
Tulisan selanjutnya Tentara Bayaran Ukraina di Israel ‘Israel’ Tak Ungkap Tewasnya Tentara Bayaran Ukraina di Gaza

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Berita
20 Juli 2026 12:51
Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?