Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Alami Kerugian Besar, Pasukan Elit Brigade Golani Mundur dari Gaza

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 23 Desember 2023 01:59 1:59 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 23 Desember 2023 05:00
Bagikan
Pasukan Elit Israel Brigade Golani Mundur dari Gaza
Bagikan

Hidayatullah.com – Pasukan elit “Israel” Batalion ke-13 Brigade Golani mundur dari Jalur Gaza setelah mengalami kerugian besar dalam barisannya, yang berpuncak pada penyergapan pejuang Palestina di lingkungan al-Shujaiya.

Tujuh tentara Golani, termasuk dua perwira tinggi, terbunuh pada 12 Desember, ketika para pejuang pembebasan Palestina menyergap pasukan penjajah “Israel” di al-Shujaiya.

Korban tewas termasuk Letnan Kolonel Tomer Grinberg, komandan Batalion ke-13, dan Kolonel Izhak Ben Basat, kepala tim komando depan Brigade Golani. Grinberg sebelumnya terekam dalam video sedang mengumpulkan pasukannya di Jalur Gaza utara, menjanjikan kemenangan bagi mereka. Batalion ke-13 juga kehilangan Mayor Roei Meldasi, seorang komandan kompi dalam penyergapan yang sama.

Sembilan hari setelah penyergapan bersejarah yang menewaskan para prajurit dan perwira dari Batalyon ke-51 dan ke-13 Golani, penjajah Zionis memutuskan untuk menarik Batalyon ke-13 yang telah hancur lebur dari Jalur Gaza, untuk “berkumpul kembali dan beristirahat.”

Baca juga: Brigade Golani Kehilangan Seperempat Pasukan, ‘Israel’ Menjajaki Pertukaran Tawanan

Baca Juga

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina

Dalam agresinya, penjajah Israel sangat mengandalkan Batalyon Brigade Golani untuk mencapai apa yang dianggapnya sebagai “kemenangan”. Hal yang sama juga diharapkan dari para pejuang Golani di Gaza, khususnya di al-Shujaiya, yang merupakan rintangan besar bagi Brigade yang telah mengalami kerugian besar selama perang 2014 di Gaza.

Namun, Brigade gagal memenuhi harapan komandannya, sebaliknya, para prajuritnya tercerai-berai di Gaza, karena Perlawanan Palestina memutus rantai komando mereka, dengan menyingkirkan tokoh-tokoh kunci.

Channel 12 Israel melaporkan bahwa untuk pertama kalinya sejak penjajah melancarkan invasi ke Jalur Gaza, pasukan Batalyon ke-13 akan beristirahat untuk menyegarkan diri di Amplop Gaza. Media Israel mengatakan bahwa tentara penjajah itu hanya akan diberi waktu istirahat selama 48 jam sebelum dikerahkan kembali ke Gaza.

Perlu dicatat bahwa pasukan penerjun payung Israel juga akan ditarik keluar dari Jalur Gaza, untuk jangka waktu yang sama.

Menariknya, pasukan pendudukan “Israel” telah mengizinkan pasukan terjun payung untuk beristirahat sejenak, setelah keluarga tentara pendudukan mengkritik komando militer “Israel” atas perpanjangan masa tugas mereka. Channel 12 juga menyoroti surat-surat yang dikirim oleh pasukan penjajah kepada keluarga mereka dari dalam Jalur Gaza, di mana mereka membahas kondisi sulit yang mereka hadapi, termasuk “kurang tidur.”*

Baca juga: Kapten Brigade Golani Tewas di Gaza, Infanteri Israel Keok?

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Brigade Al-QassamBrigade GolanigazaHeadlinePasukan Elit IsraelPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Remaja Ethiopia yang Bersahabat dengan Lebah Madu
Tulisan selanjutnya Hamas Dikabarkan akan Bebaskan Petinggi Fatah pada Pertukaran Tahanan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Berita
20 Juli 2026 05:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

Terbaru

  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam
  • Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi
  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

20 Juli 2026 14:30
Berita

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

20 Juli 2026 12:51
Berita

Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat

20 Juli 2026 11:05
Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?