Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pertempuran Makin Sengit, Ratusan Ribu Warga ‘Israel’ Jadi Pengangguran

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 9 Januari 2024 02:40 2:40 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 9 Januari 2024 05:00
Bagikan
Akibat perang Palestina-Israel, ratusan ribu warga 'Israel' menjadi pengangguran
Bagikan

Hidayatullah.com – Operasi perlawanan pejuang Palestina telah menyebabkan ratusan ribu warga “Israel” menjadi pengangguran. Hal itu diketahui dari jumlah pengajuan tunjangan pengangguran “Israel”.

Media berbahasa ekitar 260.000 warga “Israel” telah mengajukan tunjangan pengangguran sejak dimulainya perang.

Lebih dari 7.200 warga Israel mengajukan permohonan tunjangan pengangguran pada minggu pertama bulan Januari saja, dengan 3.389 orang di antaranya sedang dalam masa cuti yang tidak dibayar.

Pengajuan ini terjadi meskipun Kementerian Keuangan “Israel” mengatakan bahwa mereka tidak akan memperpanjang program tersebut bulan ini.

Perang Gaza-Israel telah memberikan dampak yang sangat buruk terhadap perekonomian “Israel”.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Ada sekitar dua juta warga Israel yang hidup di bawah garis kemiskinan,” demikian klaim media Ibrani Makan pada tanggal 29 Desember.

Operasi Taufan Al-Aqsha yang dipimpin Hamas telah memainkan peran penting dalam meningkatnya biaya yang ditanggung ‘Israel’.

Akibat serangan Yaman yang dilakukan terhadap kapal-kapal yang terkait dengan atau menuju wilayah penjajahan ‘Israel,’ pendapatan dari pelabuhan Eilat anjlok hingga 80 persen, demikian laporan outlet berita lokal, Calcalist, bulan lalu.

Baca juga: Houthi Tak Akan Berhenti Teror Laut Merah Sampai Israel Akhiri Perang Gaza

Hizbullah Lebanon juga menyebabkan kerugian yang sama di pemukiman “Israel” di bagian utara.

Makan melaporkan pada hari Senin bahwa persentase penjualan di bagian utara Israel telah turun sebesar 70 persen.

Hal ini disebabkan oleh “ketakutan dan kecemasan yang intens,” kata outlet tersebut, serta fakta bahwa ratusan ribu pemukim Israel telah dipaksa untuk meninggalkan rumah mereka di utara, yang mengakibatkan runtuhnya perdagangan di daerah-daerah ini.

Kepala Dewan Regional Matah Asher di Galilea barat, Moshe Dowidowicz, mengatakan bahwa mereka yang berada di utara hidup dalam “ketidakpastian” dan “sebagian besar dari mereka tidak memiliki sumber pendapatan.”

Dowidowicz mengatakan bahwa Hizbullah merupakan bahaya terbesar di wilayah utara, dan menambahkan bahwa bahaya ini “tidak hanya terbatas pada situasi keamanan, namun juga meluas ke situasi psikologis dan ekonomi.”

Pekan lalu, berita Ibrani Channel 12 mengatakan bahwa Perdana Menteri “Israel” Benjamin Netanyahu sedang mempertimbangkan penutupan beberapa kantor pemerintah untuk menggunakan dana mereka guna membiayai upaya perang.*

Baca juga: Pengangguran di Amerika Serikat Mencapai 218.000 Orang

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ekonomiHAMASHeadlineisraelKonflik Palestina-IsraelpalestinapengangguranPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tentara Israel PTSD 12.500 Tentara ‘Israel’ Alami Disabilitas, 3.400 Jalani Rehabilitasi
Tulisan selanjutnya Mitos ‘Israel’  Negara Demokratis di Timur Tengah’

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Berita
14 Juli 2026 19:51
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?