Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tak Sudi Terima Uang Zionis, Bandar Ganja Maroko Boikot ‘Israel’

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 15 Februari 2024 14:21 2:21 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 15 Februari 2024 18:30
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Para pedagang hasis Maroko menolak untuk menjual barang dagangan mereka kepada para penjahat “Israel” sebagai bentuk protes atas perang di Gaza, menurut media “Israel”.

Hasis adalah getah atau resin dari tanaman Cannabis (Ganja) yang biasa digunakan obat. Hasis diolah dari getah tanaman tersebut yang dijadikan bubuk atau dimanfaatkan menjadi lempengan padat seperti dodol.

Sebuah laporan di situs berita Mako mengutip sejumlah bandar narkoba “Israel” mengeluhkan penurunan perdagangan.

“Para pengedar ganja di Maroko tidak mau menjual ganja kepada kami baik secara langsung maupun melalui perantara,” ujarnya.

“Mereka memutuskan bahwa karena perang, mereka memboikot kami. Sejak perang, kami kehilangan banyak uang. Puluhan juta shekel setidaknya.”

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Media tersebut juga mengutip salah satu bandar ganja Maroko yang mengatakan bahwa mereka menolak menjual kepada warga “Israel” karena perang.

“Mengapa orang Israel bisa mencari nafkah dengan menjual ganja Maroko ketika saudara-saudara kita di Palestina menderita kelaparan dan hidup dalam kondisi yang tidak manusiawi?” kata pedagang tersebut, yang berbasis di Pegunungan Rif, pusat pertumbuhan ganja.

“Belilah di tempat lain. Kami tidak lagi menjual ganja kepada orang Israel – sebelum perang, kami berbisnis di sini dengan orang Israel … para pedagang datang ke sini dan menghasilkan banyak uang, sekarang sudah berakhir.”

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ganjaHasisisraelKonflik Palestina-IsraelmarokonarkobaPerang Palestina-Israel
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Digeser Jerman Perekonomian Jepang Sekarang Terbesar Keempat Dunia
Tulisan selanjutnya Taliban: Dua Warga Afghanistan yang Ditahan 14 Tahun di Guantanamo Sudah Dibebaskan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Feature

Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026

Feature
30 Mei 2026 17:30
Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?