Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Uang Kuliah Naik Provinsi Quebec Digugat Univ McGill dan Concordia

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Februari 2024 20:46 8:46 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Februari 2024 20:46
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dua universitas di Kanada, McGill dan Concordia, menggugat Provinsi Quebec atas rencana kenaikan uang kuliha sebesar 33% bagi mahasiswa asing dan dari luar wilayah itu.

McGill dan Concordia, dua perguruan tinggi berbahasa Inggris di Provinsi Quebec yang menggunakan bajasa Prancis, berargumen kenaikan uang kuliah tersebut diskriminatif.

Sejak rencana kenaikan diumumkan jumlah pendaftar di perguruan tinggi mereka menurun.

Pemerintah Quebec bersikeras membela rencana itu, yang dikatakannya untuk melestarikan penggunaan bahasa Prancis di wilayah provinsi itu.

Pada bulan Desember 2023, Quebec mengatakan uang kuliah bagi mahasiswa yang berasal dari luar wilayahnya akan dinaikkan dari C$9.000 ($6.700; £5.200) menjadi C$12.000 setahun.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Pemerintah juga akan mengambil porsi lebih besar dari penerimaan dari uang kuliah mahasiswa internasional di berbagai perguruan tinggi di Quebec. Uang itu nantinya akan dibagikan ke perguruan-perguruan tinggi yang menggunakan bahasa Prancis.

McGill dan Concordia, dua dari tiga universitas berbahasa Inggris yang ada di Quebec, hari Jumat (23/2/2024) secara terpisah mengumumkan akan mengajukan gugatan dengan alasan diskriminasi, karena mereka sudah kehabisan cara untuk membatalkan rencana pemerintah itu.

“Kami akan lebih senang apabila tidak harus melakukan hal ini. Namun, kami sudah kehabisan cara alternatif,” kata Deep Saini, wakil rektor McGill, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir BBC.

McGill menggugat agar kenaikan uang kuliah dan model pendanaan mereka diubah.

Sementara Concordia menuntut agar dilakukan judicial review.

Keduanya berargumen keputusan pemerintah itu berpengaruh negatif terhadap masa depan lembaga pendidikan mereka.

Sejak tahun lalu, pendaftaran calon mahasiswa asing dan dari luar wilayah Quebec di Universitas McGill sudah anjlok lebih dari 25%. Sementara pada periode yang sama penurunan serupa di Concordia bahkan mencapai 39%.

Seorang juru bicara untuk Menteri Pendidikan Tinggi Quebec, Pascale Déry, menolak untuk memberikan komentar karena masalahnya sudah dibawa ke pengadilan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:kanadaQuebec
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polri Ungkap Jaringan Pornografi Anak Sesama Jenis di Aplikasi Telegram, Modusnya Mabar Game Online
Tulisan selanjutnya Viral! Takmir Mencari Imam Tarawih dengan Honor Mencapai Rp 20 Juta

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik

Berita
13 Juli 2026 17:00
Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura

15 Juli 2026 20:18
Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

15 Juli 2026 09:27
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?