Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Warga Israel Yakin akan Pecah Perang dengan Hizbullah Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Februari 2024 19:38 7:38 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Februari 2024 19:38
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Sementara para negosiator sedang berunding untuk mewujudkan gencatan senjata antara Hama dan Israel di Gaza, pemukim Yahudi di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Zionis mengaku takut daerah tempat mereka akan menjadi ajang peperangan pasukan Israel dengan Hizbullah Libanon.

Sementara peperangan berkobar di Gaza, Hizbullah Libanon dan pasukan Zionis saling melempar serangan hampir setiap hari.

Israel memperingatkan Hizbullah agar berhenti dan menuntut penarikan pasukan mereka dari area utara Sungai Litani di Libanon, sekitar 30 kilometer jauhnya dari perbatasan yang dikawal patroli pasukan Perserikatan Bangsa-Bangsa.

Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant mengatakan pekan ini bahwa gencatan senjata dengan Gaza tidak akan menghentikan operasi pasukan Israel di utara – perbatasan dengan Libanon.

Hari Senin pekan ini, untuk pertam kalinya dalam kurun beberapa tahun, pasukan Israel melancarkan serangan atas kota Baalbek, sekitar 100 kilometer dari perbatasan utara wilayah pendudukan Zionis.

Baca Juga

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Pasukan Hizbullah membalas serangan itu dengan menghujani roket ke bagian utara dari wilayah pendudukan Israel.

Ditza Alon dan suaminya Arye, pasangan suami-isteri warga Israel yang tinggal di daerah Dataran Tinggi Golan, mengaku takut apabila pecah peperangan dengan Hizbullah, meskipun mereka memaklumi jika itu terjadi.

Ditza mengatakan bahwa dirinya memperkirakan begitu pasukan Israel usai bertempur di Gaza, pasti akan ada keributan di utara.

Arye mengatakan bahwa perang dengan Hizbullah pasti akan terjadi, hanya tinggal menunggu waktu, dan menurutnya peperangan itu perlu terjadi.

“Kami yakin peperangan akan terjadi karena Hizbullah sama dengan Hamas, mereka seperti saudara,” katanya kepada jurnalis AFP yang menemuinya di kawasan cagar alam Nahal Orvim di Dataran Tinggi Golan yang diduduki Israel, sekitar 10 kilometer dari perbatasan dengan Libanon.

Apabila Hizbullah tidak didorong menjauhi Sungai Litani, maka “apa yang terjadi di Gaza” akan terjadi pula di bagian utara, “mungkin tidak besok, tetapi lima atau 10 tahun lagi”, kata Arye seperti dikutip AFP (29/2/2024).

“Kami memahami bahwa apabila tidak terjadi perang … maka apa yang terjadi di Gaza akan terulang lagi,” kata Ditza, merujuk pada serangan Hamas awal Oktober 2023 atas wilayah pemukiman Yahudi dekat Gaza.

“Di sisi lain, kami tahu apabila terjadi perang… maka akan ada perang besar dan banyak prajurit dan warga sipil yang mati,” imbuhnya.

Gallant, dalam kunjungannya ke pasukan Israel yang ditempatkan di utara pekan ini, mengatakan gencatan senjata di Gaza tidak akan menyurutkan tekad Israel untuk mengusir Hizbullah dari selatan Libanon.

Gallant tidak mengindahkan seruan Amerika Serikat dan Prancis yang mendesak agar pertikaian di kawasan itu diselesaikan lewat perundingan.

“Kami akan melakukannya dengan kekuatan senjata,” tegas Gallant.

Amir Avivi, seorang pensiunan brigadir jenderal tentara Israel, juga mengatakan gencatan senjata di Gaza tidak akan mengubah apapun.

“Mereka mungkin akan menghormati gencatan senjata itu, tetapi kami tidak akan menghormati gencatan senjata dengan Hizbullah,” katanya kepada AFP.

Setelah Rafah di selatan Gaza, Avivi mengatakan, target selanjutnya dari pasukan Israel adlah Hizbullah.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Hizbullahisrael
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Bos ASIO Ungkap Ada Anggota Parlemen Australia Jadi Agen Mata-mata Asing
Tulisan selanjutnya Mencabuli Anak-anak Inuit Pendeta Oblat Maria Imakulata ini Sampai Tua Tak Kunjung Dipecat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran
Masjid Al Aqsha BSD Sembelih 198 Hewan Qurban, Distribusi hingga Aceh dan NTT

Terbaru

  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?