Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bos ASIO Ungkap Ada Anggota Parlemen Australia Jadi Agen Mata-mata Asing

Ama Farah
Terakhir diupdate: 29 Februari 2024 18:50 6:50 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 29 Februari 2024 18:50
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang bekas politisi Australia “menjual” negaranya ke jaringan mata-mata asing, kata kepala dinas intelijen Australia ASIO dalam pidatonya.

Memaparkan jaringan kelompok spionase yang dijuluki “A-Team”, Mike Burgess mengklaim bahwa anggota parlemen tersebut menawarkan akses ke keluarga perdana menteri kala itu.

Burgess tidak menyebutkan nama politisi dimaksud atau nama negara asingnya, tetapi mengatakan bahwa komplotan tersebut sudah berhasil dibongkar “beberapa tahun lalu”, lansir BBC Kamis (29/2/2024).

Klaim bos ASIO (Australian Security and Intelligence Organisation) itu mengguncang Canberra dan sebagian pihak mendesak supaya oknum tersebut diungkap ke publik.

Dalam paparan tahunan perihal ancaman yang dihadapi negara Australia di Canberra hari Rabu, bos ASIO itu mengatakan A-Team yang sekarang sudah dibubarkan itu merupakan sebuah jaringan intelijen asing yang menjadikan Australia sebagai targetnya utamanya. Mereka itu sangat agresif dan berpengalaman.

Baca Juga

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mata-mata di jaringan itu menyamarkan diri atau berprofesi sebagai konsultan, head-hunters, pegawai atau pejabat pemerintah daerah, akademisi atau dosen, peneliti di wadah pemikir, atau mengaku memiliki perusahaan (fiktif).

Mereka menarget orang dari berbagai kalangan, termasuk mahasiswa, akademisi, politisi, pelaku bisnis, penegak hukum, pegawai negeri, dengan mengiming-imingi bayaran besar untuk informasi yang bisa mereka berikan tentang beragam topik seperti perdagangan, politik, kebijakan luar negeri dan pertahanan, papar Burgess.

Informasi tentang AUKUS, pakta pertahanan yang diteken Australia bersama Inggris dan Amerika, menjadi informasi yang paling diburu, imbuh Burgess.

“Politisi ini menjual negaranya, partainya fan mantan kolega-koleganya demi kepentingan rezim asing,” kata Burgess.

“Pada satu titik, bekas politisi itu bahkan menyodorkan untuk membawa masuk anggota keluarga perdana menteri Australia kala itu dalam orbit jaringan mata-mata tersebut.”

“Untungnya, remcana itu tidak dilanjutkan tetapi mereka melancarkan skema lain,” kata Burgess.

Alex Turnbull – putra dari bekas perdana menteri Malcolm Turnbull yang memerintah antara 2015 dan 2018 – hari Kamis mengatakan kepada situs berita news.com.au bahwa dirinya pernah “terang-terangan” didekati oleh terduga mata-mata China dan bisa jadi dia anggota keluarga PM Australia yang dimaksud dalam paparan Burgess.

Bos ASIO itu mengatakan anggota parlemen dimaksudkan sekarang sudah tidak lagi terlibat di dalam kelompok A-Team tersebut, dan dinas intelijen Australia sudah membubarkan jaringannya dan membantu orang-orang yang “tidak sadar” terlibat di dalamnya untuk keluar dari kelompok itu.

ASIO menghadapi A-Team seacra langsung akhir tahun lalu, dan sekarang memutuskan untuk mengungkapkan ke publik tentang mereka sebagai peringatan bagi masyarakat Australia.

“Rakyat Australia harus mengetahui bahwa ancaman seperti ini nyata. Ancaman itu sekarang ini ada, dan dalam serta luas dibanding yang Anda kira,” imbuh Burgess.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:ASIOAustraliaintelijenmata-mata
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Teuku Wisnu Kumandangkan Adzan di Tanah Masjid Ash-Sholihin Yokohama
Tulisan selanjutnya Warga Israel Yakin akan Pecah Perang dengan Hizbullah Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berita
4 Juni 2026 08:06
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Terbaru

  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?