Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Tiga Negara Afrika Barat Bentuk Pasukan untuk Melawan Milisi Muslim

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Maret 2024 20:22 8:22 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Maret 2024 20:22
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Tiga negara di kawasan Afrika Barat yang saat ini dikuasai oleh junta militer sepakat untuk membentuk satu pasukan bersama guna memerangi milisi-milisi Muslim.

Rezim militer Niger, Mali dan Burkina Faso mengumumkan pembentukan pasukan tersebut menyusul pembicaraan di ibu kota Niger, Niamey, lansir BBC Kamis (7/3/2024).

Pimpinan militer Niger Moussa Salaou Barmou mengatakan pasukan itu akan beroperasi sesegera mungkin, tanpa menjelaskan berapa personel kekuatannya.

Kelompok-kelompok bersenjata Muslim yang berafiliasi ke ISIS atau Al-Qaeda hingga saat ini masih merajalela di ketiga negara itu.

Rezim militer di negara-negara tersebut beberapa bulan terakhir semakin erat hubungannya.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

September 2023, mereka membentuk pakta pertahanan bersama yang dikenal sebagai Alliance of Sahel States (AES), menarik diri dari gabungan pasukan internasional yang dimotori Prancis G5 yang dibentuk dengan tujuan memerangi kelompok-kelompok Muslim bersenjata di kawasan itu.

Setelah memutus kerja sama keamanan dengan Prancis, ketiga rezim mempererat hubungan dengan Rusia.

Pasukan penjaga perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa di Mali, MINUSMA, yang dikirim untuk menjaga keamanan di kawasan Sahel, pada bulan Desember diminta rezim untuk angkat kaki tanpa mengulur waktu.

Menyusul kudeta militer, status keanggotaan Burkina Faso, Mali dan Niger di blok kerja sama Ecowas ditangguhkan dan mereka dijatuhi sanksi, dengan maksud memaksa militer sesegera mungkin menyerahkan kembali pemerintahan ke tangan sipil. Namun, ketiga rezim justru memutuskan untuk keluar dari blok kerja sama ekonomi regional Afrika Barat itu.

Sebagian sanksi akhirnya dicabut oleh Ecowas yang mengupayakan dialog guna menghindari terjadinya malapetaka peperangan di kawasan Afrika Barat.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Afrika BaratBurkina FasomalimilisiMuslimNiger
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Rawan Aksi Penembakan Personel National Guards Dikerahkan di Kereta New York
Tulisan selanjutnya operasi militer rusia ICC Keluarkan Surat Penangkapan Perwira Tinggi Rusia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

600 Aktivis Wahdah Islamiyah Ikuti Standardisasi Dai MUI

Berita
27 Agustus 2026 12:13
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU
Board of Peace Sebut Hamas dan Kelompok Perlawanan Palestina Lain Setuju Serahkan Senjata
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

1 September 2026 12:00
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?