Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rawan Aksi Penembakan Personel National Guards Dikerahkan di Kereta New York

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Maret 2024 20:17 8:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Maret 2024 19:27
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Serangkaian aksi penembakan di kereta bawah tanah New York, Amerika Serikat, mendorong gubernur negara bagian itu Kathy Hochul untuk menyetujui pengerahan 750 personel National Guards untuk menjaga keamanan.

Hochul hari Rabu (6/3/2024) mengumumkan bahwa dia akan menugaskan 1.000 petugas di kereta bawah tanah New York, yang merupakan jaringan terowongan dan stasiun kereta bawah tanah terbesar di dunia. Sebanyak 750 merupakan anggota National Guards dan 250 personel dari kepolisian transit negara bagian dan Metropolitan Transportation Authority, lapor El Pais.

Para petugas itu akan melakukan pemeriksaan acak terhadap tas penumpang. Rencananya jumlah kamera pengawas juga akan ditambah.

Langkah pengetatan penjagaan keamanan ini diambil setelah terjadi beberapa aksi penembakan pada bulan Januari dan Februari di kereta bawah tanah New York yang dulu dikenal aman.

Pada Januari, seorang pria ditembak hingga tewas di kereta Brooklyn 3 setelah berusaha melerai pertikaian di antara penumpang disebabkan suara musik yang disetel dengan suara keras. Musik dimainkan dengan suara keras lewat perangkat stereo tanpa headphone di tempat umum sudah biasa di New York.

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Pada 12 Februari seorang pria ditembak mati di kereta Bronx 4, ketika pertikaian antara dua kelompok remaja menjadi brutal. Pria itu adalah imigran asal Meksiko yang tidak pernah terbelit masalah hukum dan selalu bekerja untuk mengirimkan uang ke kampung halamannya.

Pada 23 Februari pagi hari, seorang pria tewas setelah terlibat pertengkaran dengan sesama penumpang kereta Bronx D.

Gubernur Hochul juga bermaksud mengubah undang-undang guna memungkinkan pengadilan mengeluarkan larangan bagi terpidana atau bekas terpidana kejahatan brutal untuk menggunakan transportasi umum.

Anggaran $20 juta akan dialokasikan untuk meningkatkan kesehatan mental para pekerja kereta bawah tanah. Mereka yang mengalami gangguan kesehatan mental akan disuruh berhenti bekerja dan dikirim ke pusat perawatan kejiwaan, meskipun dengan cara paksa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:keretaNew York
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sepuluh Juta Orang Thailand Sakit Akibat Polusi Udara Pada 2023
Tulisan selanjutnya Tiga Negara Afrika Barat Bentuk Pasukan untuk Melawan Milisi Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI

Berita
14 Juli 2026 14:52
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?