Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Naval Group Prancis Garap Empat Kapal Selam Serbu Belanda

Ama Farah
Terakhir diupdate: 16 Maret 2024 14:16 2:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 16 Maret 2024 14:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan Prancis Naval Group mendapatkan kontrak bernilai miliaran dolar untuk membuat empat kapal selam serbu Angkatan Laut Kerajaan Belanda.

Kepala Pertahanan Belanda Jenderal Onno Eichelsheim lewat media sosial mengkonfirmasi bahwa kontrak pembuatan kapal selam itu diberikan kepada Naval Group.

“Kapal-kapal selam itu nantinya akan menambah kekuatan serbu dan meningkatkan kapasitas operasional, dan akan dapat dikerahkan untuk berbagai macam misi global,” kata Eichelsheim, seperti dilansir RFI Jumat (15/3/2024).

Menurut sebuah factsheet dari Kementerian Pertahanan Belanda, kapal-kapal selam baru itu akan memiliki kapasitas besar berkat teknologi baterai midern yang dimilikinya.

Torpedo dan misil penjelajah yang dibawa memiliki jarak jangkauan lebih jauh dibandingkan yang ada di kapal selam lama. Kapal selam itu juga tidak akan mudah terdeteksi radar.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Sebagai gambaran betapa kompleksnya konstruksi kapal selam itu, satu kapal selam terdiri dari satu juta bagian, sementara sebuah pesawat tempur hanya memiliki 35.000 bagian dan sebuah mobil keluarga memiliki hanya 3.000 bagian.

Tugas utama kapal selam itu adalah menghadapi serangan musuh, mengumpulkan data intelijen dan mempersiapkan serangan lanjutan.

Di bagian akhir factsheet itu dikatakan bahwa harga yang dibayarkan untuk kapal selam itu setara dengan kualitasnya. Total biaya pembuatan empat kapal selam tersebut sekitar 4-6 miliar dolar atau 1-1,5 miliar per kapal selam.

Menurut Kementerian Pertahanan, dua kapal selam akan dikirim dalam waktu sepuluh tahun setelah kontrak dinegosiasikan.

Naval Group bersaing dengan perusahaan asal Jerman Thyssenkrupp Marine Systems (TKMS) dan perusahaan Swedia Saab AB yang bekerja sama dengan Dutch Damen Shipyards dalam tender pembuatan kapal selam Belanda itu.

Keputusan pemerintah tersebut didahului sesi debat di parlemen.

Perdebatan dibuka setelah muncul kabar bocor di media bahwa perusahaan Belanda tidak dilibatkan dalam proyek tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Belandakapal selamPrancis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kurma Israel Indonesia Impor Kurma dari 4 Negara, tapi Tidak Ada ‘Israel’
Tulisan selanjutnya Warga Gaza Menyambut Ramadhan di Tengah Kelaparan Berat

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’

Berita
20 Juli 2026 14:30
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?