Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kapal Mustafa Kemal Atatürk Dipajang di Museum Çanakkale

Ama Farah
Terakhir diupdate: 17 Maret 2024 12:20 12:20 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 17 Maret 2024 12:18
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Kapal yang dulu biasa dipakai pendiri negara Turki modern Mustafa Kemal Atatürk menikmati pemandangan sekarang dipugar dan dijadikan obyek kunjungan wisata di Çanakkale Naval Museum.

Kapal M/G Acar dulu biasa digunakan untuk membawa Atatürk dari Savarona Yacht, yang dikenal sebagai kapal pesiarnya Atatürk, ke Istana Dolmabahçe Palace di Istanbul.

Ruangan di dalam kapal tempat Atatürk makan dan kabin ruang istirahatnya sekarang dapat dilihat oleh pengunjung museum.

Dibuat di Jerman pada 1936-1937, kapal itu dimasukkan ke dalam daftar inventaris Çanakkale Naval Museum pada 2017, setelah dipakai dalam berbagai misi diplomatik di Bosphorus.

Setelah menjalani proses peremajaan selama sembilan bulan, kapal sepanjang 27,5 meter lebar 5 meter dan berbobot 65 ton itu diresmikan sebagai benda museum pada April 2018.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

“Ketika Atatürk sedang dalam masa pemulihan dari sakitnya di Savarona di masa akhir hidupnya, dia dipindahkan ke Istana Dolmabahçe dengan kapal Acar. Dengan kata lain, kapal ini merupakan tempat Atatürk terakhir yang menghubungkannya dengan laut, karena itu kapal ini sangat berarti bagi kami,” kata Kolonel Serhan Aras, salah satu direktur Çanakkale Naval Museum, seperti dilansir Hurriyet Daily News (16/3/2024).

Setelah kematian Atatürk, kapal M/G Acar berfungsi sebagai kendaraan laut resmi negara Turki. Setelah dipensiunkan, kapal itu diberikan kepada Naval War College dan menjalani restorasi dan perbaikan pada tahun 2000. Pada 25 Juli 2001 kapal itu diluncurkan oleh Semra Sezer, istri dari presiden Turki ke-10 Ahmet Necdet Sezer, dalam sebuah seremoni di Istanbul Shipyard Command.

Kapal itu kemudian dipindahkan ke Çanakkale lewat laut pada 15 Juni 2017, kemudian diangkat ke darat dan ditempatkan di halaman bagian depan Çanakkale Naval Museum Command pada 3 Juli 2017, dan ditempatkan di atas alasnya, di mana ia berada saat ini.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Mustafa Kemal AttaturkTurki
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PBB Pilih Pria Transgender sebagai Delegasi, Punya Sejarah Mencuri Pakaian Dalam  
Tulisan selanjutnya Israel Serang Sejumlah Target di Suriah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Berita
2 Juni 2026 19:00
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?