Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gelombang Panas Menjelang Sudan Selatan Tutup Sekolah

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Maret 2024 06:07 6:07 am
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Maret 2024 03:40
Bagikan
Wilayah Sudan, dan jalur pipa minyak Sudan Selatan ke Port Sudan di Laut Merah.
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Sudan Selatan mulai hari Senin (18/3/2024) menutup semua sekolah menjelang datangnya gelombang panas ekstrem yang diperkirakan akan menerpa kawasan itu selama dua pekan.

Dalam sebuah pernyataan bersama yang dirilis hari Sabtu, kementerian pendidikan dan kesehatan menyarankan kepada orangtua supaya menahan anak mereka di dalam rumah, karena suhu udara diperkirakan akan melonjak hingga 45 derajat Celsius.

Kementerian memperingatkan apabila ada sekolah yang kedapatan tetap buka maka izin operasionalnya akan dicabut. Namun, kementerian tidak menyebutkan secara pasti berapa lama sekolah akan ditutup, lansir Associated Press Ahad (17/3/2024).

Kementerian mengatakan mereka akan terus memantau perkembangan situasi dan akan menyampaikan pengumuman publik secara berkala.

Peter Garang, seorang warga yang tinggal di ibukota, Juba, menyambut baik keputusan pemerintah itu. Dia mengatakan bahwa sekolah-sekolah seharusnya tersambung dengan aliran listrik supaya perangkat pendingin udara dapat dipasang.

Baca Juga

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Sudan Selatan, salah satu negara yang berusia paling muda, sangat rentan dampak perubahan iklim. Gelombang panas kerap melanda wilayahnya, meskipun jarang melebihi 40 derajat Celsius.

Konflik bersenjata antarkelompok di negara pecahan Sudan itu membuat kehidupan masyarakat semakin sulit, karena mereka juga berhadapan dengan bencana alam seperti kekeringan dan banjir.

World Food Program (WFP) dalam laporan terbarunya tentang Sudsn Selatan mengatakan bahwa negara itu masih terus dilanda krisis kemanusiaan yang disebabkan oleh kekerasan, instabilitas ekonomi, perubahan iklim dan arus pengungsi dari Sudan.

WFP mengatakan pihaknya sudah menyalurkan bantuan pangan dan uang tunai kepada 818,000 warga rentan di Sudan Selatan pada bulan Januari 2024.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:gelombang panassudan selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekolah Tinggi Belanda Membatasi Jumlah Mahasiswa Internasional
Tulisan selanjutnya Inilah Amalan Ringan Berpahala Besar Saat Berpuasa Menurut Syaikh Ali Jum’ah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September

Berita
31 Agustus 2026 20:47
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
10 Ribu Porsi Bakso untuk Ukhuwah di Muktamar NU

Terbaru

  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK
  • PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta
  • Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
  • Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global
  • DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
  • Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

PM Spanyol Sebut Rusia dan ‘Israel’ Sebarkan Hoaks Krisis Imigran Ceuta

31 Agustus 2026 21:23
Berita

Pimpin APHIDA 2026-2030, Fadlurrahman: Bidik Penguatan Bisnis Jamaah hingga Pasar Global

31 Agustus 2026 20:11
Berita

DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah

31 Agustus 2026 20:04
Berita

Pelacur Thailand akan Kedatangan Pelanggan Potensial 5 Ribu Tentara Amerika

31 Agustus 2026 19:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?