Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Amerika Serikat Setuju Penjualan Tank Abrams ke Bahrain Senilai $2,2 Miliar

Ama Farah
Terakhir diupdate: 20 Maret 2024 13:00 1:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 20 Maret 2024 13:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Amerika Serikat, hari Selasa (19/3/2024), menyetujui penjualan tank canggih Abrams ke Bahrain senilai $2,2 miliar.

Departemen Pertahanan mengatakan sudah memberitahukan Kongres AS bahwa pihaknya siap untuk menjual 50 unit kendaraan lapis baja M1A2 Abrams, yang biasa dipergunakan untuk serangan darat, kepada negara pulau kecil di timur Semenanjung Arab yang bersitegang dengan negara tetangganya Iran.

“Penjualan yang diajukan tersebut akan meningkatkan kapabilitas Bahrain dalam menghadapi ancaman dinmasa sekarang dan masa depan dengan memberikan kekuatan yang dapat diandalkan yang dapat menghalau musuh-musuh dan memberikan kemampuan untuk berpartisipasi dalam operasi-operasi regional bersama Amerika Serikat dan negara mitra AS lainnya,” kata Pentagon dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir AFP.

Kongres AS masih dapat menjegal penjualan itu, meskipun sebagian besar kesepakatan militer berlanjut.

Bahrain, yang dulu pernah dikenai embargo senjata oleh AS, merupakan tempat pangkalan US Navy Fifth Fleet dan dianggap sebagai zalah satu sekutu besar non-NATO, sehingga memiliki keistimewaan dalam hubungan pertahanan dengan AS.

Baca Juga

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Berbeda dari negara-negara Arab lain, Bahrain menandatangani kesepakatan sebagai anggota dari koalisi pimpinan AS dan Inggris yang bekerja sama menggempur kelompok pemberontak Syiah Yaman Houthi yang melakukan serangan terhadap kapal-kapal yang akan masuk atau keluar dari Laut Merah.

Tank Abrams termasuk kendaraan tempur darat yang paling berat bobotnya di dunia, dan merupakan andalan militer AS.

Pentagon mengatakan bahwa sekitar 30 kontraktor AS dan seorang pejabat pemerintah akan dikirim ke Bahrain sampai masa lima tahun untuk melakukan pelatihan.

Bahrain dihujani kritik pada 2011 ketika, dibantu oleh negara tetangga Arab Saudi, menindak keras pemberontakan komunitas Syiah yang menuntut negara diubah menjadi monarki konstitusional dan pemilihan perdana menteri. Kala itu Presiden AS Barack Obama memberlakukan embargo senjata empat tahun terhadap Bahrain.

Di masa Presiden Donald Trump hubungan Bahrain dengan AS membaik. Washington memuji sikap Bahrain yang mengakui Israel.

Tahun lalu, pemerintahan Presiden Joe Biden menandatangani kesepakatan baru dengan Bahrain untuk mempererat hubungan ekonomi dan pertahanan, termasuk kerja sama intelijen yang lebih luas.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika Serikatbahraintank Abrams
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Kamboja Perintahkan Larangan Klakson Telolet
Tulisan selanjutnya 20 Keutamaan Bulan Ramadhan yang Tidak Ada di Hari Biasa

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

Terbaru

  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Berita

MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

3 Juni 2026 12:08
Berita

Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm

3 Juni 2026 09:20
Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

2 Juni 2026 21:41
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?