Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Puluhan Mayat Migran Ditemukan di Kuburan Masal di Libya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Maret 2024 20:16 8:16 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Maret 2024 03:14
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com–  Sedikitnya 65 mayat migran ditemukan di sebuah kuburan massal di bagian barat daya Libya dengan penyebab kematian belum diketahui, kata International Organization for Migration (IOM) hari Jumat (22/3/2024) lewat platform X (Twitter).

“Namun, diyakini bahwa mereka tewas ketika sedang diselundupkan melalui gurun,” kata IOM dalam sebuah pernyataan seperti dilansir DW.

IOM mengapresiasi pohak berwenang Libya yang berupaya melakukan penyelidikan atas temuan puluhan jasad. IOM memdorong supaya mayat-mayat tersebut diidentifikasi dan dipindahkan untuk dimakamkan secara layak, serta pihak keluarga mereka diberi tahu.

Sebuah pesan di Facebook yang belum terverifikasi, hari Senin pekan ini Departemen Investigasi Kriminal Kementerian Dalam Negeri di Tripoli mengunggah rekaman gambar dari kamera drone yang menunjukkan area gurun dengan tanda putih dan pita kuning mengelilingi sejumlah jasad.

Departemen itu mengatakan mayat-mayat tersebut ditemukan di daerah gurun di Lembah al-Jahriya di daerah Al Shuwairf, sekitar 421 kilometer arah selatan dari Tripoli.

Baca Juga

Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia

Setelah sampel DNA diambil, semua mayat dimakamkan ulang di sebuah pemakaman, kata departemen itu.

Setelah kejatuhan rezim Muammar Qaddafi pada 2011, Libya menjadi transit bagi migran asal Afrika yang berusaha mencari kehidupan lebih baik di Eropa.

Menurut IOM, sedikitnya 3.129 migran meninggal dunia atau hilang pada 2023 di sepanjang rute Mediterania, yang dijuluki sebagai “rute migrasi paling mematikan”.

Saat ini Libya menjadi rumah bagi 704.369 migran dari lebih 43 negara, menurut data yang dikumpulkan dari 100 pemerintah daerah di Libya pada pertengahan 2023, kata organisasi di bawah naungan PBB itu.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Libyamigran
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Sekjen PBB Apresiasi Kontribusi $40 Juta Arab Saudi untuk Gaza Lewat UNWRA
Tulisan selanjutnya Adi Hidayat: Islam Tidak Pernah Memusuhi Seni

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi

Berita
21 Juli 2026 19:08
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Terbaru

  • Pembelian Minyak Iran oleh China Sudah Berkurang, Kata Menteri Keuangan Amerika Serikat
  • Spanyol Lumpuhkan Argentina di Piala Dunia 2026, Warga Gaza Bergembira
  • ConocoPhillips Kuasai 42 Persen Saham Proyek Ladang Minyak Iraq yang Digarap BP
  • Akmal Sjafril: Lembaga Dakwah Perlu Banyak Diskusi
  • Raja Charles Kunjungi Masjid Cambridge, Erdogan: Langkah Penting Lawan Islamofobia
  • Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade
  • Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam
  • AS Lancarkan Gelombang Serangan ke Iran, Ledakan Terdengar di Sejumlah Kota
  • Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah
  • Pena Muballigh Menentukan Masa Depan Peradaban Islam

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Starmer Mundur Burnham Menjadi Perdana Menteri Inggris Ke-7 Kurun Satu Dekade

21 Juli 2026 18:02
Berita

Buya Amirsyah Ajak Seniman Muslim Bangun Peradaban Bangsa Melalui Kebudayaan Islam

21 Juli 2026 14:37
Berita

Empat Negara Islam Sepakat Hidupkan Kembali Jalur Kereta Hijaz Warisan Utsmaniyyah

21 Juli 2026 08:51
senjata israel
Berita

Kelompok Houthi Nyatakan Blokade Laut terhadap Arab Saudi

21 Juli 2026 06:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?