Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Presiden Peru Diduga Korupsi karena Jam Tangan Rolex

Ama Farah
Terakhir diupdate: 3 April 2024 17:11 5:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 3 April 2024 17:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Presiden wanita pertama Peru, Dina Boluarte, tersandung skandal korupsi setelah diketahui dia memiliki koleksi jam tangan Rolex dan perhiasan mewah.

Hari Senin (1/4/2024) dia melantik enam menteri baru, setelah beberapa menterinya mengundurkan diri menyusul laporan bahwa dia memiliki koleksi jam dan perhiasan mewah senilai $502.700 meskipun hanya memiliki gaji bulanan sekitar $3.320 sebagai presiden.

Skandal “Rolexgate” terus menyelimuti pemerintahan Boluarte beberapa hari setelah polisi mendobrak pintu depan rumah kediamannya di kota Lima pada Jumat pekan lalu untuk mencari jam-jam mewah koleksinya. Ini untuk pertama kalinya dalam sejarah Peru pintu rumah seorang presiden yang sedang menjabat didobrak paksa oleh polisi.

Setelah melakukan investigasi bulan lalu, pihak kejaksaan memerintahkan dilakukannya penggeledahan terhadap rumah Boluarte, setelah dia mengatakan terlalu sibuk untuk menghadiri pemeriksaan pekan lalu. Wanita itu tidak dapat menjelaskan asal-usul tiga jam mewah, termasuk salah satunya yang bernilai belasan ribu dolar, serta barang mewah lain seperti gelang merk Cartier yang bernilai puluhan ribu dolar.

Hari Sabtu (30/3/2024) didampingi jajaran menterinya, dalam pidato yang disiarkan televisi Boluarte mengklaim dirinya korban sebuah rencana busuk, dia membantah tuduhan yang menyebut dirinya “korup dan pencuri”.

Baca Juga

‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Skandal bermula ketika La Encerrona, sebuah kanal podcast berita yang populer di Peru, menganalisis 10.000 gambar yang diunggah di akun Flickr milik presiden wanita itu. Ribuan gambar tersebut mengindikasikan bahwa Boluarte memiliki koleksi jam tangan dan perhiasan mewah.

“Ini tidak mengejutkan bagi rakyat Peru,” kata Alvaro Henzler, ketua Transparencia Perú, sebuah LSM anti-korupsi.

“Kami tidak tahu dia korup, atau tidak. Namun, kami mengetahui dia tidak berkata jujur.”

“Hari ini, kami berada di poin terendah penilaian kinerja presiden dan kongres kurun 30 tahun terakhir,” kata Henzler, yang disebutnya sebagai tanda kematian perlahan demokrasi di Peru, lansir The Guardian Selasa (2/4/2024).

Hanya 14% warga Peru yang meyakini bahwa negaranya berada di jalur yang benar, sementara 86% mengatakan negara sedang berjalan ke arah yang salah, menurut survei Ipsos.

Hari Senin, para wakil rakyat dari partai Boluarte sebelumnya menandatangani petisi untuk pemakzulannya dari kursi presiden demgan alasan “inkapasitas moral permanen” alias tidak bermoral.

Namun, para analis berkeyakinan bahwa pakta politik yang dibuat oleh Boluarte dengan blok sayap kanan sepertinya akan mengamankan jabatannya sampai 2026.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BoluarteKorupsiPeruRolex
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Gelar Sidang Isbat Menentukan Idul Fitri 9 April 2024
Tulisan selanjutnya Gempa Taiwan Ratusan Orang Terluka Memicu Longsor dan Peringatan Waspada di Jepang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Terbaru

  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?