Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Botol Plastik Kresek Dibahas Negosiator 175 Negara di Kanada

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 April 2024 19:11 7:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 April 2024 19:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Para negosiator dari 175 negara hari Selasa (23/4/2024) akan mulai melakikan pembicaraan di Kanada guna merumuskan kesepakatan perihal penanggulangan polusi sampah plastik global.

Pada tahun 2022, negara-negara di dunia setuju untuk merampungkan pembicaraan tersebut pada tahun ini.

Para negosiator sebelumnya sudah bertemu tigabkali dan diharapkan, setelah pertemuan di Ottawa bulan ini, akan menggelar perundingan putaran terakhir di Korea Selatan, lansir AFP Senin (22/4/2024).

Pertemuan sebelumnya pada bulan November 2023 di Nairobi, Kenya, berakhir dengan ketidaksepakatan perihal luas cakupan masalah plastik yang akan ditanggulangi. Sebagaimana diketahui jejak sampah atau polusi plastik ditemukan di mana-mana mulai dari puncak gunung sampai dasar samudera, di dalam darah manusia dan bahkan di air susu ibu (ASI).

“Kami sidah ada teks rancangannya, itu bisa dijadikan dasar meskipun masih banyak yang perlu diperbaiki,” kata Menteri Lingkungan Kanada Steven Guilbeault, yang bertindak sebagi tuan rumah pertemuan di Ottawa, kepada AFP.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

Produksi plastik tahunan naik dua kali lipat kurun 20 tahun terakhir menjadi 460 juta ton, fan akan menjadi tiga kali lipat dalam empat dekade mendatang.

Hanya 9 persen yang didaur ulang, dan menurut OECD, kontribusinya terhadap pemanasan global bisa lebih dari dua kali lipat pada 2060, dengan perhitungan sumbangan sebesar 3,4 persen emisi global pada tahun 2019.

“Kita berada di persidangan jalan,” kata Eirik Lindebjerg dari World Wildlife Fund International.

Kalangan aktivis peduli lingkungan meminta produksi plastik sudah dipangkas 75 persen pada 2040.

Sejumlah organisasi lingkungan di Amerika Utara belum lama ini menyeru Presiden Amerika Serikat Joe Biden lebih terlibat dalam pembicaraan isu polusi plastik ini.

Anja Brandon dari Ocean Conservancy berkata, “Amerika Serikat merupakan produsen sampah plastik terbesar di dunia, baik per kapita maupun secara total berdasarkan volume atau berat absolut.”

Plastik dibuat dari hasil turunan proses penyulingan minyak dan gas alam (feedstock), atau bisa dibilang plastik dibuat dari “sampah” dari pengolahan migas. Bersama dengan China, Arab Saudi dan anggota OPEC, Amerika Serikat menolak untuk mempertimbangkan pengurangan produksinya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Plastik
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mengaku Gagal Cegah Serangan 7 Oktober, Kepala Intelijen ‘Israel’ Mundur
Tulisan selanjutnya Luhut Pastikan Hubungan Indonesia-China Semakin Kuat di Pemerintah Prabowo

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Berita
15 Juli 2026 09:27
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

18 Juli 2026 10:48
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?