Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

(Video) Bubarkan Demo Pro Palestina, Polisi Tangkapi Mahasiswa hingga Profesor Universitas Columbia

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 28 April 2024 23:19 11:19 pm
Nashirul Haq
Dipublikasikan 29 April 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Seorang profesor perempuan menjadi korban kekerasan polisi usai dibanting dan diborgol saat membela mahasiswa yang menggelar aksi demo pro-Palestina di Universitas Emory Amerika Serikat (AS).

Dalam sebuah video yang direkam oleh wartawan CNN, Profesor Caroline Fohlin terlihat berusaha untuk mengintervensi ketika petugas polisi bergulat dengan seorang mahasiswa yang berdemo ke tanah dalam sebuah demonstrasi pro-Palestina di Universitas Emory di Atlanta.

Ketika ia meminta petugas polisi untuk “menjauh” dari mahasiswa tersebut, seorang petugas polisi membantingnya ke tanah. Seorang polisi lain bergabung untuk membantu menekannya ke tanah. Keduanya menjepit kedua tangan sang profesor di belakang punggungnya dengan kat kabel saat dia berulang kali mengatakan kepada mereka, “Saya seorang profesor.”

FULL VIDEO OF ELDERLY AMERICAN ECONOMICS PROFESSOR CAROLINE FOHLIN BEING ASSAULTED BY POLICE

She is an over 65 year old American woman.

Americans attacked for Israel.

What if this was your mother/grandmother? pic.twitter.com/ne7uDsPGIX

— Sulaiman Ahmed (@ShaykhSulaiman) April 26, 2024

Aksi demo pro-Palestina yang meluas ini dimulai di Universitas Columbia, yang tetap menjadi pusat gerakan protes mahasiswa.

Lebih dari 200 orang yang memprotes perang ditangkap pada hari Rabu dan Kamis dini hari di universitas-universitas di Los Angeles, Boston, dan Austin, Texas, di mana sekitar 2.000 orang kembali berkumpul pada hari Kamis.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Polisi telah melakukan penangkapan besar-besaran di berbagai universitas di seluruh negeri, dan terkadang menggunakan bahan kimia iritasi dan tasers untuk membubarkan aksi protes.

Para pengunjuk rasa mahasiswa mengatakan bahwa mereka mengekspresikan solidaritas dengan warga Palestina di Gaza, di mana jumlah korban tewas telah mencapai 34.305 orang.

Sekutu AS, Israel, melancarkan genosidanya di Gaza setelah serangan Hamas pada 7 Oktober yang menewaskan sekitar 1.170 orang, menurut klaim Israel.

Para pejuang Hamas juga menyandera sekitar 250 orang. Israel memperkirakan 129 orang masih berada di Gaza, termasuk 34 orang yang diduga tewas akibat pemboman tanpa ampun Israel.*

Baca juga: Aksi Bela Palestina di 44 Kampus Ternama Amerika Berlanjut

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDemo Pro Palestinagencatan senjatagenosida GazaisraelUniversitas ColumbiaUniversitas Harvard
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kocak Menteri Kepolisian Inggris Bingung Rwanda dan Kongo Beda Negara [Video]
Tulisan selanjutnya PM Israel Dikabarkan Berusaha Gagalkan ICC Keluarkan Surat Perintah Penangkapan Dirinya

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

Berita
4 Juni 2026 10:00
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Kapal Kargo Turki Diserang Drone di Laut Hitam
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?