Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Perdana Menteri Muslim Pertama Skotlandia Hamza Yousaf Mundur dari Jabatan

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 30 April 2024 00:40 12:40 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 30 April 2024 05:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Humza Yousaf mengundurkan diri dari jabatan ketua Partai Nasionalis Skotlandia (SNP), yang secara otomatis membuatnya mundur dari kursi Perdana Menteri (PM). Dia merupakan Muslim pertama yang menjadi PM Skotlandia.

Keputusan ini diambil tak lama setelah Yousaf mengakhiri aliansi SNP dengan Partai Hijau Skotlandia. Pemutusan aliansi tersebut memicu partai-partai oposisi mengajukan dua mosi tidak percaya terhadap Yousaf.

“Saya tidak bersedia menukar nilai-nilai dan prinsip-prinsip saya atau melakukan kesepakatan dengan siapa pun hanya untuk mempertahankan kekuasaan,” kata Yousaf dalam sebuah pengumuman di televisi.

Nasib SNP yang pro-kemerdekaan telah goyah di tengah skandal pendanaan dan pengunduran diri Nicola Sturgeon sebagai pemimpin partai tahun lalu. Sebuah perselisihan internal telah terjadi mengenai seberapa progresif partai ini harus menyampaikan kebijakan-kebijakannya dalam usahanya untuk menarik kembali para pemilihnya.

Baca juga: Humza Yousaf Terpilih jadi Muslim Pertama dan Berlatar Belakang Asia Memimpin Skotlandia

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Awal bulan ini, Yousaf mengatakan bahwa ia “cukup yakin” bahwa ia dapat memenangkan mosi tidak percaya. Namun, pada hari Senin, tawarannya untuk melakukan pembicaraan dengan partai-partai lain untuk memperkuat pemerintahan minoritasnya masih belum pasti.

Sebagai seorang Muslim yang memimpin sebuah partai politik besar dan pemimpin terpilih termuda di Skotlandia, Yousaf mengatakan bahwa ia telah “meremehkan” tingkat luka yang ditimbulkan setelah mengakhiri kesepakatan pembagian kekuasaan dengan Partai Hijau Skotlandia minggu lalu.

“Saya telah menyimpulkan bahwa memperbaiki hubungan di seluruh kesenjangan politik hanya dapat dilakukan dengan orang lain yang memimpin,” ujar Yousaf, lansir Al Jazeera (29/04).

Untuk mengisi jabatan Perdana Menteri yang kosong, Parlemen Skotlandia harus mendukung pengganti Yousaf dalam 28 hari. Pemungutan suara akan diadakan jika tidak ada mayoritas yang tersepakati.

Dalam pidato pengunduran dirinya, Yousaf menyerukan agar kontes kepemimpinan untuk mencari penggantinya dimulai sesegera mungkin. Ia akan tetap menjabat sebagai menteri pertama sampai saat itu.

Sebagai politisi Muslim, Hamza Yousaf vokal terhadap isu Palestina. Apalagi di saat ibu mertuanya terperangkap di Jalur Gaza seperti jutaan warga Palestina lainnya.

Istri Yousaf, Nadia El-Nakla, mengatakan kedua orang tuanya terjebak di Gaza setelah mengunjungi kerabat mereka di wilayah yang diblokade itu.

Nadia El-Nakla mengatakan bahwa orang tuanya, Elizabeth dan Maged, mengatakan kepadanya bahwa mereka merasa seperti akan mati. Elizabeth dan Maged melakukan perjalanan ke Gaza pekan lalu untuk mengunjungi seorang kerabat dan saudara laki-laki Nadia, yang bekerja sebagai dokter di Gaza, dilansir BBC Scotland.*

Baca juga: Mertua Perdana Menteri Skotlandia Terperangkap di Gaza

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Humza YousafMuslimPM Skotlandiaskotlandia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Tutup Pasar Malam Masa Maghrib di Kedah Hanya Berlaku untuk Muslim
Tulisan selanjutnya KFC di Johor Baru Malaysia Efek Boikot, KFC Tutup 100 Gerai di Malaysia

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi

Berita
13 Oktober 2026 00:13
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

15 Oktober 2026 16:32
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?