Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gerah Kejahatan Diungkap, Zionis ‘Israel’ Tutup Kantor Berita Al-Jazeera   

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Mei 2024 10:06 10:06 am
Ahmad
Dipublikasikan 6 Mei 2024 10:45
Bagikan
Kantor Berita Al Jazeera
Bagikan

Hidayatullah.com—Kabinet di bawah Perdana Menteri Benjamin Netanyahu telah memutuskan menutup operasi Kantor Berita Al Jazeera di wilayah Palestina yang dirampas ‘Israel’. Alasannya, jaringan televisi asal Qatar mengancam keamanannya.

Kabinet penjajah ‘Israel’ dengan suara bulat menyelesaikan keputusan untuk menutup operasi saluran berita Al Jazeera di negaranya dengan segera.

Pengumuman tersebut disampaikan melalui pemungutan suara mengenai undang-undang terkait di kabinet ‘Israel’ yang dituangkan dalam pernyataan resmi pemerintah Zionis dan dibagikan di halaman media sosial ‘X’ Perdana Menteri Benjamin Netanyahu pada hari Ahad.

Penutupan diberlakukan berdasarkan undang-undang baru yang melarang stasiun dan siaran Al Jazeera. Benjamin Netanyahu sebelumnya menggambarkan Al Jazeera sebagai saluran teroris dan ancaman terhadap pemerintahannya.

Usai pengumuman, semua peralatan media itu disita, termasuk kamera, alat pengeditan, mikrofon, sistem jaringan, laptop, dan ponsel.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Sebelumnya, parlemen penjajah ini bulan lalu mengesahkan undang-undang yang mengizinkan penutupan sementara lembaga penyiaran asing di ‘Israel’, yang dianggap rezim Zionis sebagai ancaman terhadap keamanannya.

Dengan adanya undang-undang tersebut, Netanyahu dan kabinet perangnya dapat memerintahkan penutupan kantor jaringan media di ‘Israel’ selama 45 hari, yang dapat diperpanjang sehingga perusahaan tersebut dapat tetap tutup hingga akhir Juli atau hingga akhir operasi militer ‘Israel’ di Gaza, tulis Reuters.

Namun klaim tersebut dibantah oleh Al Jazeera yang menggambarkan tuduhan ‘Israel’ sebagai kebohongan yang berbahaya dan tidak masuk akal.

Tuduhan tersebut juga mengklaim bahwa Al Jazeera menempatkan jurnalisnya dalam risiko besar dan menekankan bahwa mereka tidak mengesampingkan kemungkinan mengambil tindakan hukum.

Perlu diketahui, sejak agresi militer 7 Oktober 2024, Kantor Berita Al Jazeera menjadi andalan informasi dunia internasional dengan libutan dan investigasinya yang lebih jujur disbanding media internasional lain.

Dalam agresi ‘Israel’ enam bulan terakhir ini, media menjadi satu-satunya yang dapat diandalkan oleh komunitas internasional untuk mendapatkan informasi terkini terkait perkembangan agresi tersebut.

Ada banyak media yang memberitakan isu itu secara rutin, salah satu yang paling aktif adalah Al Jazeera, salah satu dari segelintir media yang memiliki biro di Gaza.

Tidak hanya aktif, Al Jazeera juga merupakan salah satu media yang paling kritis terhadap operasi militer ‘Israel’ di Gaza dan mengungkap banyak kejahatan tersembunyi Zionis, disaat media raksasa dunia memilih membela penjajah.

Sebelumnya, keputusan pemerintah penjajah melakukan hal tersebut menimbulkan kekhawatiran Amerika Serikat yang juga merupakan sekutu utama penjajah ‘Israel’.

“Kami percaya pada kebebasan pers. Ini sangat penting. Hal ini sangat penting, dan Amerika Serikat mendukung pekerjaan penting yang dilakukan jurnalis di seluruh dunia, termasuk mereka yang melaporkan konflik di Gaza,” kata Karine Jean-Pierre, juru bicara Gedung Putih kepada wartawan.

“Jadi, kami percaya bahwa pekerjaan itu penting. Kebebasan pers itu penting. Dan jika laporan tersebut benar, maka ini mengkhawatirkan kami,” tambahnya.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Agresi GazaBenjamin NetanyahugazaHeadlineisraelpalestinaTV JazeeraZionis
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pemerintah Bentuk 80 Ribu Duta Genre Cegah Pernikahan Dini dan Seks Bebas
Tulisan selanjutnya Arab Saudi Defisit Anggaran SR12.39 Miliar di Q1 2024 Utang Naik

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kazakhstan Menawarkan Diri untuk Menyimpan Cadangan Uranium Iran

Berita
30 Mei 2026 10:28
Tak Ada Donatur yang Menyumbang, Board of Peace ala Trump Terancam Gagal
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?