Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Biaya Hidup Tinggi Warga Korea Selatan Kesulitan Bayar Asuransi

Ama Farah
Terakhir diupdate: 15 Mei 2024 11:14 11:14 am
Ama Farah
Dipublikasikan 15 Mei 2024 11:13
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Beban finansial berat yang dihadapi warga Korea Selatan akibat tingginya inflasi dan suku bunga kredit memaksa banyak orang untuk membatalkan kontrak asuransi supaya mendapatkan uang yang mereka butuhkan.

Menurut Korea Life Insurance Association, hari Senin (13/5/2024), total  sebanyak 1,4 juta kontrak yang ditandatangani oleh 22 perusahaan asuransi anggotanya dan klien mereka diberhentikan sebelum masanya pada Januari dan Februari, lansir Korea Times.

Terminasi itu terjadi karena dua alasan – pihak klien yang dengan sukarela membatalkan kontraknya atau pihak perusahaan yang menyudahinya karena klien berulang kali tidak membayar premi tepat waktu dan melanggar syarat dan ketentuan dalam kontrak.

Kurun tiga tahun terakhir angka pembatalan kontrak asuransi meningkat. Pada dua bulan pertama 2022 jumlahnya mencapai 903.754 kontrak, kemudian bertambah menjadi 1,12 juta pada periode yang sama tahun 2023.

Pembatalan kontrak tentunya memiliki konsekuensi penalti, dan klien tidak akan mendapatkan pengembalian penuh dari uang premi yang sudah dibayarkan.

Baca Juga

Persatuan Ulama Muslim Internasional Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, Serukan Aliansi Umat Islam
19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT

Meskipun demikian, disebabkan tekanan finansial yang dihadapi, banyak orang yang memilih untuk membatalkan kontrak asuransi mereka, kata asosiasi.

Menurut survei yang asosiasi lakukan, sebanyak 32,8 persen klien yang membatalkan kontrak mengaku kesulitan keuangan menyebabkan mereka tidak lagi sanggup untuk membayar premi.

Di sisi perusahaan, asosiasi mengatakan bahwa pembatalan kontrak dapat mengancam laba perusahaan asuransi karena mereka harus mengembalikan premi kepada klien sementara dananya belum sempat diputar untuk menghasilkan keuntungan.

Menurut catatan asosiasi, 22 perusahaan asuransi jiwa membayarkan 12,89 triliun won pada paruh pertama 2023 kepada klien mereka yang membatalkan kontrak.

Angka itu merupakan kenaikan 31,9 persen dari periode yang sama tahun 2022.

Pada 2023, 22 perusahaan asuransi anggota asosiasi KLIA mencatat akumulasi keuntungan bersih 5,95 triliun won atau naik 37,6 persen dari tahun sebelumnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya FIFA Sepak Bola Federasi Sepak Bola Palestina Ajukan Petisi Minta Israel Dikeluarkan dari FIFA
Tulisan selanjutnya Kerasukan Roh Orang Meninggal, Bisakah?

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Misil Houthi Tewaskan 3 ABK Kapal Komersial di Selat Bab al-Mandeb, Satu Korban WN Indonesia

Berita
13 Agustus 2026 17:13
Kecam Pengakuan Kolombia atas Kedaulatan ‘Israel’ di Golan, Oman: Melanggar Hukum Internasional
Pejabat Senior Iran Sebut Isu Gaza Jadi Syarat Pembukaan Selat Hormuz
RMI PBNU: Jangan Tutup-tutupi Kekerasan di Pesantren
Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka

Terbaru

  • Persatuan Ulama Muslim Internasional Sambut Pakta Pertahanan Mekkah, Serukan Aliansi Umat Islam
  • Bagaimana Pakta Pertahanan Mekkah Bisa Mengubah Peta Ekonomi Timur Tengah?
  • 19 Kota di Dunia Gelar Aksi Demo, Desak Blokade Gaza Segera Dibuka
  • Data Korban Gempa NTT: 68 Meninggal Dunia, 213 Luka-Luka
  • Makin Banyak Warga ‘Israel’ Pergi, Hanya Sedikit yang Kembali
  • 7.968 Rumah dan 744 Fasum Rusak Akibat Gempa di NTT
  • ‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?
  • Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan
  • Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar
  • Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ dan Board of Peace Bentuk Dua Komite Gaza, Apa Tujuannya?

18 Agustus 2026 11:39
pengungsi rohingya
Berita

Nasib Pengungsi Rohingya, Mau Pulang Harus Minta Izin Pemerintah Myanmar

18 Agustus 2026 05:00
Berita

Sebut Orang Palestina Bukan Manusia, Menteri ‘Israel’ Serukan Pembunuhan Massal

17 Agustus 2026 20:07
Berita

Takuti Warga ‘Israel’, Netanyahu Pajang Wajah Para Pemimpin Muslim di Baliho Pemilu

17 Agustus 2026 18:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?