Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Angka Kejahatan Turun Tapi Kecemasan Warga Seoul Meningkat

Ama Farah
Terakhir diupdate: 19 Mei 2024 16:11 4:11 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 19 Mei 2024 16:11
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Angka kejahatan di ibu kota Korea Selatan, Seoul, dilaporkan turun. Namun, kecemasan di kalangan masyarakat justru meningkat, terutama di kalangan wanita dan orang dewasa yang berusia lebih tua, menurut laporan yang dirilis oleh the Seoul Foundation of Women and Family hari Ahad (19/5/2024).

Yayasan tersebut mempublikasikan laporan yang disusun berdasarkan data yang diberikan oleh Statistics Korea, yang mewawancarai 3.007 penduduk Seoul berusia 20 tahun atau lebih pada 2022.

Menurut laporan itu, angka kejahatan di ibu kota turun dari 296.178 pada 2020 menjadi 279.507 pada 2022. Lima kejahatan besar – pembunuhan, perampokan, pencurian, penyerangan dan kejahatan seksual – juga turun dari 92.679 menjadi 90.339 pada periode yang sama.

Meskipun terjadi penurunan angka kejahatan, perasaan aman di kalangan masyarakat rupanya tidak membaik. Dalam skala 1 (sangat aman) hingga 5 (sangat tidak aman), rata-rata skor naik sedikit dari 3,13 pada 2020 menjadi 13,17 pada 2022, yang menunjukkan adanya peningkatan persepsi ketidakamanan.

Laporan itu menyebutkan bahwa kaum Hawa lebih merasa cemas dibandingkan kaum Adam terkait potensi kejahatan yang mungkin terjadi dalam kehidupan sehari-hari mereka. Pada skala dari 1 (merasa sangat aman) hingga 10 (merasa sangat cemas) wanita berada di skor 6,38 sementara pria di skor 5,4.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Di lihat dari kelompok umur, mereka yang berusia 60-an tahun atau lebih laki-laki maupun perempuan mengalami tingkat kecemasan tertinggi pada skor 6,18, disusul kemudian oleh kelompok umur 40-an dan 50-an tahun pada skor 5,81 dan kelompok umur 20-an berada di skor 5,79.

Mereka yang hidup sendirian tidak terlalu cemas (5,86) dibandingkan mereka yang hidup bersama keluarga atau orang lain (5,92). Ketika faktor usia dimasukkan, wanita berusia 60-an tahun atau lebih yang hidup sendiri memiliki kecemasan paling tinggi yaitu 6,96.

Laporan itu menyebutkan bahwa kenaikan kecemasan di kalangan orang dewasa berusia lebih tua kemungkinan juga dipengaruhi oleh berkurangnya status sosio-ekonomi mereka usai pensiun, membuat mereka merasa lebih rentan menjadi target kejahatan.

Seorang pengurus dari yayasan itu menyarankan supaya pemerintah ketika membuat kebijakan terkait keamanan perlu untuk memasukkan pertimbangan usia, tidak hanya mempertimbangkan kalangan wanita muda tetapi juga wanita manula, lansir Korea Times.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Korea SelatanSeoul
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Pelabuhan India menolak urus kapal Israel Spanyol Tak akan Izinkan Kapal ‘Pengangkut Senjata’ Israel Berlabuh di Pelabuhannya
Tulisan selanjutnya Ebrahim Raisi Presiden Baru Iran Helikopter Presiden Iran ‘Mendarat Darurat’, Nasib Penumpang Masih Belum Diketahui

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

Berita
4 Juni 2026 11:00
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?