Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Biasa Perangi Al-Shabab Polisi Kenya Ditugaskan ke Haiti Hadapi Geng Kriminal

Ama Farah
Terakhir diupdate: 22 Mei 2024 13:17 1:17 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 22 Mei 2024 13:16
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pasukan khusus Kepolisian Kenya, yang berpengalaman menghadapi kelompok bersenjata Al-Shabab di bagian timur Afrika, tiba di Haiti untuk membantu memulihkan keamanan dan ketertiban di negara Karibia itu, yang sekarang kacau disebabkan maraknya geng-geng kriminal bersenjata.

Satu kelompok kecil anggota Kepolisian Kenya hari Senin malam (20/5/2024) mendarat di bandara ibu kota Haiti, Port-au-Prince, yang dibuka kembali setelah hampir 3 bulan ditutup akibat aksi kekerasan geng bersenjata.

Dilansir The Guardian, media Kenya melaporkan 200 anggota Kepolisian Kenya lainnya akan mendarat pekan ini bersamaan dengan kunjungan Presiden William Ruto ke Amerika Serikat.

Total sekitar 1.000 anggota Kepolisian Kenya akan dikirim ke Haiti, untuk bergabung dengan polisi dari beberapa negara lain seperti Chile, Jamaika, Grenada, Paraguay, Burundi, Chad, Nigeria dan Mauritius.

Seorang pejabat senior dari Kementerian Dalam Negeri Kenya mengatakan kepala organisasi sipil berbasis di Jenewa Global Initiative Against Transnational Organized Crime bahwa rombongan pertama polisi Kenya akan mendarat di Haiti dalam beberapa hari mendatang. “Kali ini kami serius,” kata pejabat itu. Sebagaimana diketahui rencana pengiriman polisi Kenya ke Haiti tertunda beberapa kali.

Baca Juga

Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

Rombongan pertama yang datang dikabarkan berasal dari unit paramiliter yang disebut “Recce squad”, pasukan khusus gerak cepat yang terlibat dalam menghadapi pemberontakan kelompok Islam di perbatasan Kenya dan Somalia.

“Mereka sudah tidak asing dengan para pelaku kekerasan bersenjata,” kata Global Initiative Against Transnational Organized Crime.

Pakar HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa di Haiti, William O’Neill, berharap para pemuda yang banyak menjadi anggota geng kriminal Haiti dapat dengan cepat ditaklukkan begitu pasukan berpengalaman datang. “Kebanyakan dari mereka adalah remaja belasan tahun. Sekitar usia 15 sampai 16 tahun, dan mereka tidak berideologi. Mereka tidak seperti Taliban atau Al-Shabab,” kata O’Neill.

Patut diketahui sebagian bekas anggota kepolisian dan tentara Haiti juga diketahui memimpin dan membentuk geng-geng bersenjata.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:HaitiKenyapolisi
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Kapal Penabrak Jembatan Baltimore Bergerak Kembali
Tulisan selanjutnya Kirato Wakayama Bekas Aktor Cilik Jepang yang Jadi Pembunuh Bayaran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kecam Serangan Bandara King Khalid Saudi, Dewan Dakwah: Tidak Dapat Dibenarkan

Berita
12 Oktober 2026 23:35
Bandara King Khalid Riyad Ditutup Hingga 15 Oktober Imbas Serangan Houthi
Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Terbaru

  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah
  • Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta
  • Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya
  • Gerombolan Pemukim ‘Israel’ Bakar Masjid di Desa Mukhmas Tepi Barat
  • IPB Kembangkan Kampung Ramah Keluarga Lewat Kolaborasi Riset dengan Dua Universitas Jepang

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

16 Oktober 2026 14:56
Berita

Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

16 Oktober 2026 14:29
Berita

Majelis Ulama Indonesia Tetap Tegas Tolak Konser Andrea Bocelli

15 Oktober 2026 14:10
Berita

Arab Saudi Batalkan Hukuman Mati Pria Sri Lanka Penghina Nabi Muhammad

14 Oktober 2026 16:55
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?