Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Akui Negara Palestina, PM Slovenia: Ini adalah Pesan Perdamaian

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 31 Mei 2024 09:20 9:20 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 31 Mei 2024 10:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com – Pemerintah Slovenia menyetujui keputusan untuk mengakui negara Palestina yang merdeka, Perdana Menteri Robert Golob mengatakan, mengikuti langkah Spanyol, Irlandia dan Norwegia.

“Hari ini pemerintah telah memutuskan untuk mengakui Palestina sebagai negara yang merdeka dan berdaulat,” katanya pada konferensi pers di Ljubljana pada Kamis (30/05).

Parlemen negara Slovenia juga harus menyetujui keputusan pemerintah dalam beberapa hari mendatang, menurut Reuters.

Langkah tersebut merupakan bagian dari upaya oleh negara-negara untuk mengoordinasikan tekanan pada Israel untuk mengakhiri konflik di Gaza.

Golob juga menyerukan penghentian segera permusuhan antara ‘Israel’ dan Hamas di Gaza dan pembebasan semua sandera.

Baca Juga

SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza

“Ini adalah pesan perdamaian,” katanya.

Pemerintah Slovenia mengibarkan bendera Palestina di samping bendera Slovenia dan Uni Eropa di depan gedungnya di pusat kota Ljubljana.

Pada tanggal 28 Mei, Spanyol, Irlandia dan Norwegia secara resmi mengakui negara Palestina, yang memicu kemarahan ‘Israel’.

Dari 27 anggota Uni Eropa, Swedia, Siprus, Hungaria, Republik Ceko, Polandia, Slowakia, Rumania, dan Bulgaria telah mengakui negara Palestina. Malta mengatakan negara itu akan segera menyusul.

Inggris dan Australia mengatakan mereka juga mempertimbangkan pengakuan, tetapi Prancis mengatakan sekarang bukan saatnya.

Jerman bergabung dengan sekutu terdekat ‘Israel’, Amerika Serikat, dalam menolak pendekatan sepihak, dengan menegaskan bahwa solusi dua negara hanya dapat dicapai melalui dialog.

Parlemen Denmark pada hari Selasa menolak RUU untuk mengakui negara Palestina.

Norwegia, yang memimpin kelompok donor internasional untuk Palestina, hingga baru-baru ini mengikuti posisi AS tetapi telah kehilangan keyakinan bahwa strategi ini akan berhasil.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:israelJalur Gazanegara palestinaRafahSlovenia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Menyambut Qurban Tanpa Batas Bersama BMH
Tulisan selanjutnya Pasukan dan Tentara Israel Pada 2025 ‘Israel’ Diperkirakan Habiskan Rp1,1 Kuadtriliun untuk Perang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Berita
17 Juli 2026 15:23
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

Terbaru

  • SPI Himpun Lembaga Dakwah Perkuat Bela Palestina
  • Belgia Resmi Larang Impor Barang dari Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

18 Juli 2026 11:26
Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?