Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Inggris Bersiap untuk Mengevakuasi Warganya dari Libanon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Agustus 2024 19:45 7:45 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Agustus 2024 19:43
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Inggris melakukan persiapan untuk mengevakuasi warganya dari Libanon apabila diperlukan, menyusul situasi memanas di kawasan Timur Tengah akibat menyusul pembunuhan terhadap pemimpin Hamas Ismail Haniyah di Teheran dan komandan Hizbullah belum lama ini.

Foreign, Commonwealth and Development Office dan Kementerian Pertahanan Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Sabtu (3/8/2024) bahwa ahli-ahli konsuler, personel penjaga perbatasan fan militer telah dikerahkan ke kawasan itu sebagai bagian dari upaya menghadapi kemungkinan skenario konflik.

Kapal pendarat RFA Cardigan Bay dan HMS Duncan sudah disiagakan di bagian timur Laut Mediterania, dan pihak angkatan udara sudah mempersiapkan transportasi berupa helikopter, kata pernyataan tersebut, lansir The Observer.

Keputusan tersebut diambil setelah Menteri Pertahanan Inggris John Healey hari Jumat bertemu dengan sejawatnya Yoav Gallant dalam lawatannya ke Israel bersama Menteri Luar Negeri Inggris David Lammy.

Hari Sabtu (3/8/2024) pemerintah mengulangi imbauan kepada warga Inggris di Libanon supaya segera pergi dari sana dengan tiket komersial apapun yang masih tersedia.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, sejumlah maskapai penerbangan mengumumkan bahwa mereka menghentikan penerbangan ke Bandara Internasional Rafic Hariri di Beirut.

Seorang duta besar negara Barat mengatakan kepada The Observer kemungkinan warga asing akan kesulitan untuk meninggalkan Libanon secara alami disebabkan sekitar 70% maskapai penerbangan yang biasanya terbang ke Libanon sudah menghentikan rutenya.

“Kami lebih banyak menunggu dan melihat. Skenario evakuasi mungkin juga akan melibatkan Israel, dan jika hal itu terjadi maka akan melibatkan beberapa lembaga,” kata dubes tersebut.

Sementara itu di Siprus, negara anggota Uni Eropa yang terletak di bagian paling timur dan terdekat dengan kawasan itu, sudah bersiaga untuk membantu evakuasi warga sipil dari Timur Tengah, dengan rencana negara kecil itu akan menjadi regional hub apabila konflik meluas.

Mengingat pentingnya posisi geografis dan peran negara pulau di Mediterania itu dalam situasi konflik yang mungkin akan terjadi, Dubes Swedia untuk Libanon pekan lalu sudah berpindah lokasi ke Nikosia, ibu kota Siprus.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:inggrisLibanon
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Ribuan Orang Turun ke Jalan di Berlin Protes Kebijakan Pemerintah Jerman Terkait Covid-19 dan Militer
Tulisan selanjutnya Hujan Meteor Perseids akan Menghiasi Langit Malam UEA

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Malaysia Resmi Batasi Media Sosial Anak, Siapkan Denda Rp45 Miliar bagi Pelanggar
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?