Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

PM Sheikh Hasina Kabur ke India Pemerintahan Bangladesh Dipegang Angkatan Bersenjata

Ama Farah
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2024 10:02 10:02 am
Ama Farah
Dipublikasikan 6 Agustus 2024 09:23
Bagikan
PM Sheikh Hasina Mengusap air mata anak Rohingya
Bagikan

Hidayatullah.com– Perdana Menteri Bangladesh Sheikh Hasina mengundurkan diri dan kabur ke negara sekutunya India dengan helikopter bersama adik perempuannya Sheikh Rehana. Kabar kepergian Sheikh Hasina dikonfirmasi oleh kepala staf angkatan bersenjata.

Kepala Staf Bersenjata Jenderal Waker-Uz-Zaman mengatakan kepada awak media bahwa dia mengambil alih kendali pemerintahan “di masa kritis bagi negara kami” dan akan membentuk pemerintahan sementara.

“Saya mengambil tanggung jawab sekarang dan kami akan menemui presiden dan meminta pembentukan pemerintahan sementara guna memimpin negara untuk saat ini,” kata jenderal bintang empat itu hari Senin (5/8/2024).

Hasina, 76, yang memerintah Bangladesh sejak 2009, kabur dengan menggunakan helikopter, kata sebuah sumber yang dekat dengan pemimpin Bangladesh itu kepada AFP, tidak lama massa pengunjuk rasa menerobos masuk istana tempat tinggal resmi perdana menteri di ibu kota, Dhaka.

PM Sheikh Hasina menghadapi demonstrasi massa menuntut penghapusan sistem kuota penerimaan pegawai pemerintahan yang mengistimewakan anak keturunan pejuang kemerdekaan dan pendukung kekuasaan Hasina.

Baca Juga

Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat

Aksi protes terus berlanjut meskipun Mahkamah Agung sudah membatalkan sistem kuota itu, disebabkan banyak warga yang tewas akibat tindakan keras aparat. AFP melaporkan per hari Ahad korban nyawa sudah mencapai 94, meskipun laporan lain menyebutkan sudah lebih dari 100 orang.

Protes kemudian berubah menjadi tuntutan supaya Sheikh Hasina mundur dari kekuasaan. Gerakan anti-pemerintah itu kemudian menarik dukungan banyak orang dari berbagai lapisan masyarakat – termasuk aktor, musisi dan penyanyi – di negara Asia Selatan yang berpenduduk sekitar 170 juta jiwa itu.

Dalam paparan pers di markas militer, Jenderal Zaman berjanji akan menyelidiki kasus-kasus kematian tersebut.

Pemerintahan Hasina dituduh oleh kelompok-kelompok  peduli hak asasi manusia menyalahgunakan institusi negara untuk memperkuat kekuasaannya dan memberantas perbedaan pendapat, termasuk melalui pembunuhan para aktivis oposisi.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Sheikh Hasina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Laporan: ‘Israel’ Hanya Mampu Hancurkan Tiga Batalyon Brigade Al-Qassam
Tulisan selanjutnya Gelar Razia Cadar di Jalan, Polisi Somalia Sita Ratusan Niqab

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Ahmad, yang berusia 10 bulan, sedang dirawat di Rumah Sakit Pemerintah Rafic Hariri di Beirut setelah terluka dalam serangan udara Israel di dekat rumahnya di Beirut selatan pada 8 April 2026.
Berita

Zionis Terus Targetkan Anak, Serangan ‘Israel’ di Lebanon Tewaskan Hampir 800

Berita
8 September 2026 12:57
Delapan Negara Muslim Kompak Kecam Pengusiran Warga Palestina dari Gaza
Qatar: Negara Teluk Jangan Hanya Andalkan Perlindungan AS
100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza
Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS

Terbaru

  • Serangan Iran ke Pangkalan Yordania Dilaporkan Rusak Sejumlah Jet Tempur AS
  • Silver Economy, Cara Turki Hadapi Naiknya Populasi Lansia
  • Negara-Negara Muslim Sambut Keputusan 12 Negara Barat Mensanksi ‘Israel’
  • Balas Sanksi terhadap Permukiman Ilegalnya, ‘Israel’ Ancam Tutup Konsulat Inggris
  • ‘Israel’ Percepat Pembangunan 1000 Rumah untuk Pemukim Ilegal di Tepi Barat
  • Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis
  • Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York
  • 11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’
  • Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha
  • 100 Mahasiswa Palestina Di-DO karena Kritisi Perang Genosida di Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sanksi Inggris Hanya Menarget Pemukiman Ilegal ‘Israel’, Bukan Zionis

9 September 2026 15:00
Berita

Al-Azhar Kecam Aksi Penistaan Al-Quran di Gereja New York

9 September 2026 14:02
Berita

11 Negara Eropa dan Kanada Sepakati Larangan Dagang dengan Permukiman Ilegal ‘Israel’

9 September 2026 12:07
Berita

Media ‘Israel’: UEA Pernah Peringatkan Zionis Soal Operasi Thufan Al-Aqsha

9 September 2026 11:14
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?