Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Gelar Razia Cadar di Jalan, Polisi Somalia Sita Ratusan Niqab

Nashirul Haq
Terakhir diupdate: 6 Agustus 2024 09:38 9:38 am
Nashirul Haq
Dipublikasikan 6 Agustus 2024 10:00
Bagikan
Kongo menjadi negara pertama di Afrika yang melarang penggunaan burka
Bagikan

Hidayatullah.com – Polisi telah menyita ratusan cadar dalam razia niqab yang mereka lakukan di jalanan kota Kismayo, Somalia selatan.

Pihak berwenang mencegat para perempuan bercadar dan memaksa mereka melepaskan niqab dengan alasan keamanan.

Dikutip BBC pada Selasa (06/08/2024), Warsame Ahmed Gelle mengatakan kepada TV pemerintah bahwa pihak berwenang telah melakukan operasi untuk “memerangi” cadar, yang juga dikenal sebagai niqab.

Tindakan keras tersebut dipicu oleh kekhawatiran bahwa para pemberontak dapat menyembunyikan identitas mereka dan melakukan serangan, kata Warsame.

Sebagian besar wilayah Somalia selatan dan tengah dikuasai oleh al-Shabab, yang berafiliasi dengan al-Qaeda dan telah melancarkan pemberontakan brutal selama hampir 20 tahun melawan pemerintah Somalia yang didukung PBB.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Pada hari Jumat, puluhan orang tewas dalam sebuah serangan di sebuah lokasi pantai populer di Mogadishu, ibukota Somalia.

Para petugas di Kismayo telah menyita cadar dengan cara menghentikan para wanita di jalan-jalan dan memaksa mereka untuk melepaskan pakaian tersebut.

Operasi tersebut dimulai pada hari Rabu lalu, kata Wasame.

Perempuan yang tertangkap mengenakan cadar juga terancam dipenjara atau didenda.

Karena al-Shabab menguasai sebagian besar wilayah selatan Somalia, Kismayo dan daerah sekitarnya adalah satu-satunya tempat di negara bagian Jubaland di mana pihak berwenang dapat menegakkan larangan tersebut.

Negara bagian ini awalnya memperkenalkan larangan niqab pada tahun 2013, dengan alasan risiko keamanan, tetapi jarang ditegakkan.

Niqab dipandang sebagai tanda kesopanan dalam Islam – agama yang menurut statistik pemerintah, dipraktikkan oleh 99% populasi Somalia.

Banyak wanita di sana mengenakan niqab dan Wasame mengatakan bahwa pakaian ini semakin populer akhir-akhir ini.

Namun sebagian besar Muslimah Somalia masih memilih untuk mengenakan hijab, yang menutupi rambut wanita tetapi tidak menutupi wajahnya.

Polisi mengatakan setidaknya 37 orang tewas dalam serangan di tepi pantai pada hari Jumat dan beberapa lainnya terluka.

Al-Shabab, yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut, mengatakan bahwa jumlah korban tewas dan luka-luka jauh lebih tinggi dari angka yang dirilis oleh polisi.

Militer Somalia baru-baru ini menewaskan puluhan petempur Al-Shabab di Jubaland sehingga serangan balasan bisa saja terjadi.*

Redaktur: Nashirul Haq
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Al-Shababhijablarangan cadarMuslimniqabSomalia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya PM Sheikh Hasina Kabur ke India Pemerintahan Bangladesh Dipegang Angkatan Bersenjata
Tulisan selanjutnya Hasina Kabur, Presiden Bangladesh Bebaskan Mantan PM Khaleda Zia dan Demonstran

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Persiapkan Upacara Pemakaman Besar untuk Ayatullah Ali Khamenei

Berita
30 Mei 2026 10:11
‘Israel’ Perketat Aturan Masjid, Pasang Pengeras Suara Harus Izin Zionis
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center
Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?