Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Brazil Kerahkan 1.500 Petugas untuk Memadamkan Kebakaran Hutan Amazon

Ama Farah
Terakhir diupdate: 23 Agustus 2024 06:58 6:58 am
Ama Farah
Dipublikasikan 23 Agustus 2024 06:58
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pemerintah Brazil mengerahkan hampir 1.500 petigas untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di kawasan hutan Amazon.

Meskipun terjadi penurunan tajam aktivitas deforestasi Amazon sejak Lula da Silva menduduki kursi kepresidenan pada Januari 2023, dilaporkan terjadi 59.000 kebakaran di area hutan sejak awal tahun ini, yang tertinggi sejak 2008 menurut data satelit dari National Institute for Space Research.

Musim karhutla yang tidak biasanya datang lebih awal di Amazon ini membuat kota Porto Velho yang berpenduduk 540.000 jiwa diselimuti asap.

Pemerintah pada hari Rabu (21/8/2/24) mengumumkan bahwa pihaknya telah mengerahkan 1.489 petugas pemadam kebakaran untuk mengatasi kebakaran terbaru. Dalam sebulan terakhir.

Pada bulan lalu, lebih dari separuh kebakaran hutan di Brazil bagian utara telah dipadamkan atau dikendalikan. Namun, dengan puncak musim kebakaran yang biasa terjadi pada bulan September dan Oktober, situasinya kemungkinan bertambah parah.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Sepuluh negara bagian di Brazil terkena dampaknya. Pemerintah federal telah meminta gubernur Pará, Amapá, Roraima, Rondônia dan Acre untuk mengeluarkan dekrit larangan penggunaan api, yang sering kali digunakan oleh para petani untuk membersihkan lahan.

Sebuah perkumpulan peternak di Tucumã, Pará, mengatakan kepada The Guardian bahwa anggotanya sudah tidak lagi menggunakan metode tersebut tahun ini karena mereka khawatir dengan kondisi yang sangat kering.

Kekeringan kali ini di Lembah Sungai Amazon merupakan yang terburuk dalam setidaknya dua dekade. Pada bulan Juli, Badan Air dan Sanitasi Nasional mengumumkan situasi kelangkaan air yang kritis di sepanjang sungai Madeira dan Purus. Banyak wilayah yang mencatat curah hujan yang sangat rendah sejak tahun lalu, ketika dua sungai besar yang bertemu di Manaus, Solimões (nama yang diberikan untuk bagian hulu Amazon) dan Negro, mengalami surut yang terparah sejak pencatatan dimulai 122 tahun silam.

Dampaknya terhadap spesies nonmanusia tidak terkira. Di Danau Tefé tahun lalu, lebih dari 100 lumba-lumba sungai yang terancam punah mati di air dangkal dan kotor yang suhunya mencapai 39 derajat Celsius. Laporan dari masyarakat menunjukkan tanaman, jamur, dan serangga – yang merupakan bagian penting dari habitat hutan – juga menderita akibat kondisi kering yang tidak biasa.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:amazonBrazil
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Belasan Polisi Pakistan Tewas Disergap Gerombolan Bandit di Punjab
Tulisan selanjutnya Pedagang Senjata di Yaman Promosi Lewat X

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar

Berita
14 Juli 2026 17:00
Indonesia Prioritaskan Promosi Produk Halal Lewat HEI 2026
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Korban di Gaza Capai 73.223, Barghouthi: Penjajah Jalankan Perang Pembersihan Etnis
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?