Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Pendiri Telegram Pavel Durov Dikabarkan Ditangkap di Bandara Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 25 Agustus 2024 07:33 7:33 am
Ama Farah
Dipublikasikan 25 Agustus 2024 07:33
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Pavel Durov, miliarder pendiri dan CEO platform media sosial Telegram, dikabarkan ditangkap di bandara Bourget – di luar Paris – pada Sabtu malam (24/8/2024), lapor TF1 TV, mengutip sumber yang tidak disebutkan namanya.

Durov sedang bepergian dengan jet pribadinya, lapor TF1 di situs webnya, seraya menambahkan bahwa ada surat perintah penangkapan dirinya yang dikeluarkan oleh pihak berwenang di Prancis.

Pria asal berusia 39 tahun itu diketahui bepergian dari Azerbaijan dan ditangkap sekitar pukul 8 malam waktu setempat (6 malam waktu GMT).

Pebisnis kelahiran Leningrad, Rusia, itu sudah beberapa tahun bermukim di Dubai, negara yang dipilihnya untuk menjadi basis Telegram. Pavel Valeryevich Durov memiliki kewarganegaraan Rusia, Saint Kitts and Nevis, Prancis serta Uni Emirat Arab.

Durov dan saudara lelakinya Nikolai mendirikan Telegram pada 2013 yang saat ini memiliki sekitar 900 juta pengguna aktif.

Baca Juga

Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan

Telegram menawarkan layanan pengiriman pesan terenkripsi ujung ke ujung dan penggunanya dapat membiat dan mengatur “kanal” untuk menyebarkan pesan secara cepat ke para pengikutnya.

Durov, yang diperkirakan oleh Forbes memiliki kekayaan $15,5 miliar, meninggalkan Rusia setelah dia menolak untuk menutup akun-akun komunitas oposisi Rusia di platform VK, media sosial serupa Facebook yang dibuatnya dan kemudian terpaksa dijualnya ke pengusaha pendukung Vladimir Putin.

Telegram tidak segera menanggapi permintaan komentar yang diajukan Reuters.

Sementara itu Kedutaan Besar Rusia di Prancis dikabarkan mengambil “langkah segera” untuk mengklarifikasi situasi seputar penangkapan Durov.

Mengutip seorang perwakilan dari kedutaan Rusia di Prancis, kantor berita TASS melaporkan sejauh ini tidak ada permohonan permintaan bantuan dari tim Durov yang diajukan ke pihak kedutaan, tetapi kedutaan secara proaktif mengambil langkah-langkah “segera”.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Pavel DurovTelegram
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Presiden Iran Masoud Pezeshkian sebut AS dan Israel tak akan berani lakukan kejahatan jika Islam bersatu Presiden Iran: Israel dan AS Tidak Akan Berani Melakukan Kejahatan Jika Islam Bersatu
Tulisan selanjutnya Kawasan Wisata Pantai Costa Brava Spanyol Diserbu Ubur-ubur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Helikopter Mendarat Darurat di Laut Arab Satu Tentara Amerika Hilang

Berita
2 Juli 2026 16:34
OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
Tangis Perempuan Guangzhou: Ketika Pasar Jodoh China jadi Cermin Krisis Sosial
DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
Dari Ateis jadi Muslim: Perjalanan Simon Wallgren Menemukan Cahaya Islam

Terbaru

  • Dihantam Rudal di Selat Hormuz Kapal Kontainer CMA CGM akan Jadi Besi Rongsokan
  • Dua Pria Rumania Dibui karena Menikam Jurnalis Iran di London atas Suruhan Teheran
  • Sebuah Kafe di Damaskus Dibom, Sepuluh Orang Tewas
  • Psikolog UGM Ini Paparkan Sejarah APA “Normalisasi Homoseksual”
  • BEM Psikologi UI Sebut “Homoseksualitas Normal”, Psikolog Memberi Bantahan
  • OKI mengutuk RUU Penjajah ‘Israel’ Melarang Seruan Azan
  • DSKS Desak DPRD Solo Dorong Regulasi Tegas soal LGBT, DPRD Siap Kaji
  • Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba
  • UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa
  • MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Pemkot Bukittinggi Gandeng HDM Persempit Ruang Gerak LGBT dan Berantas Narkoba

3 Juli 2026 20:59
Berita

MUI dan BPJS Kesehatan Perkuat Sinergi Dakwah

3 Juli 2026 20:51
Berita

Pemerintah, DPR, dan MUI Sambut Positif Wacana RUU Pidana LGBT

3 Juli 2026 20:45
Berita

Kloter Terakhir Jamaah Indonesia Tiba di Tanah Air, Operasional Haji 2026 Berakhir

2 Juli 2026 21:51
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?