Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Iptekes

1 dari 20 Anak yang Lahir di Korea Selatan dari Hubungan Tanpa Nikah

Ahmad
Terakhir diupdate: 23 September 2024 14:35 2:35 pm
Ahmad
Dipublikasikan 23 September 2024 15:45
Bagikan
Bagikan

Sekitar 10.900 bayi lahir dari perempuan tidak menikah atau tidak dalam ikatan alias zina, terhitung 4,7% dari jumlah total, merupakan angka tertinggi sejak statistik pertama kali tahun 1981

Hidayatullah.com | KOREA Selatan (Korsel) sedang berada di tengah krisis populasi, tapi ada satu segmen masyarakat yang uniknya memiliki lebih banyak bayi ketimbang sebelumnya. Anak-anak in lahir dari ibu yang tidak menikah alias zina, demikian kutip Deutsche Welle (DW).

Saat Korsel mencatat rekor kelahiran terendah, banyak generasi sebelumnya tetap masih merasa ngeri soal ide orang tua tunggal. Tetapi, kaum mudanya lebih memilih konsep keluarga menurut mereka sendiri.

Korea Selatan punya lebih sedikit bayi ketimbang yang dibutuhkannya demi mempertahankan 51 juta penduduknya

Pada tahun 2023, negara Asia yang berpenduduk sekitar 51 juta ini mengalami rekor terendah tingkat kelahiran. Dipandang secara luas sebagai masyarakat yang konservatif dan berpikiran tradisional, tapi para analis berpendapat kalau pergeseran bertahap sedang terjadi di antara generasi muda di Korea yang modern, dengan perubahan sikap terhadap konsep pernikahan, pekerjaan dan keluarga.

Baca Juga

Studi: Kopi Dikaitkan dengan Penurunan Risiko Kanker dan Sirosis Hati
Temuan BRIN, Bahaya Vape: 100% Berdampak Diabetes, 92% pada Paru-Paru
Gemini AI Milik Google Bisa Melakukan Serangan Siber, Menebak Kata Sandi
Nyamuk Datang Naik Pesawat Dua Pekerja Bandara Jerman Meninggal Karena Malaria
Usia Belum Tua, tapi Sering Merasa Tua? Hati-Hati Bisa Sebabkan Imsonia dan Gangguan Kesehatan

Di saat yang bersamaan, orang dari generasi yang lebih tua di Korea Selatan tetap berpegang teguh pada standar yang mereka anggap layak.

”Ada prasangka yang tertanam kuat terhadap perempuan yang menjadi ibu di luar pernikahan dalam masyarakat Korea,” kata seorang asisten profesor politik dan etika di Universitas Nasional Chungnam, Hyobin Lee.

”Di Korea, seorang perempuan yang memiliki anak tanpa menikah dianggap tidak memiliki pembelaan; dia secara otomatis dianggap bersalah,” ujar dia kepada DW.

”Itu bukan hanya sikap terhadap ibu yang tidak menikah, tapi juga pada perempuan yang bercerai dan janda, yang sering dipandang rendah dan distigmatisasi dalam masyarakat tradisional Korea,” kutip Lee.

”Para perempuan ini sering dianggap kurang diinginkan untuk menikah kembali, dan dalam beberapa kasus, orang tua perempuan itu akan mendaftarkan anaknya dengan nama sendiri demi menyembunyikan kebenaran,” jelas dia. ”Para perempuan ini dicap sebagai ‘perempuan yang tak punya tujuan atau ‘perempuan yang bernasib buruk,’ yang menyiratkan kalau mereka harus dihindari.”

”Menariknya, hanya ada sedikit atau bahkan tidak ada kritik sama sekali ditujukan kepada laki-laki yang terlibat dalam situasi ini,” sebut dia. ”Dalam masyarakat patriarki, stigma terhadap anak yang lahir di luar nikah tampaknya tidak dapat dihindari.”

Namun, angka terbaru yang dikeluarkan pemerintah menunjukkan bahwa tabu ini tidak sekuat dulu.

Data yang dirilis pada 28 Agustus oleh Badan Statistik Korea Selatan menunjukkan bahwa hanya 230.000 bayi yang lahir di seluruh negeri pada tahun 2023, jumlah ini turun 7,7% dari tahun sebelumnya dan merupakan angka terendah sejak data pertama kali dikumpulkan pada tahun 1970.

Sekitar 10.900 bayi lahir dari perempuan yang tidak menikah atau dalam ikatan, terhitung 4,7% dari jumlah total dan merupakan angka tertinggi sejak statistik pertama kali dikumpulkan pada tahun 1981.

Meskipun angka tersebut mungkin relatif kecil dibandingkan dengan negara lain, jumlahnya terus meningkat dari 7.700 kelahiran di luar nikah pada tahun 2021, menjadi 9.800 pada tahun 2022.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:bayi Korea SelatanHeadlineikatan nikahkorselPilihan Redaksizina
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dinilai Abaikan Panggilan, Panitia Khusus Haji akan Kembali Panggil  Menteri Agama
Tulisan selanjutnya Bila Kalah Tahun Ini Donald Trump Kemungkinan Tidak Maju Pilpres 2028

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Berita
31 Oktober 2026 16:32
Pengadilan Iraq Penjarakan 7 Warga Prancis Anggota ISIS
LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
Yordania Gempur Sel Teroris di Suriah Menyusul Serangan atas Gereja di Karak

Terbaru

  • Tifatul Sembiring Desak Kapolda Jateng Dicopot Buntut Penggeledahan Pesantren Himalatul Qur’an
  • Liga Arab Desak Penyelidikan Internasional Usut Penyiksaan Tahanan Palestina oleh ‘Israel’
  • KH Cholil Nafis Raih Penghargaan Tokoh Syariah 2026
  • Muhammadiyah Tawarkan Pendampingan Hukum untuk Kasus di Ponpes Hamalatul Qur’an
  • Auditor Halal sebagai Mata Rantai Kebaikan dalam Pengabdian
  • LBH Hidayatullah Kecam Penggerebekan Sewenang-Wenang Aparat di Pesantren Hamalatul Qur’an Sukoharjo
  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika

Mungkin Anda Juga Suka

Iptekes

Perang Abadi Sistem Imun di Balik Keindahan Tato

8 Juli 2026 08:09
Iptekes

UNICEF: Anak-Anak Gunakan AI 3 Kali Lipat Lebih Banyak Dibanding Orang Dewasa

3 Juli 2026 20:54
Iptekes

Pakar Bilang Suplemen Harian Lebih Banyak Bahaya Dibandingkan Manfaat

21 Juni 2026 13:43
Iptekes

Ketika Gelar Sarjana Tak Lagi Menjamin Masa Depan: Gen Z Mulai Ragu Nilai Kuliah

25 Mei 2026 08:50
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?