Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Meta Pecat Karyawan yang Pakai Uang Tunjangan Makan untuk Kebutuhan RT

Ama Farah
Terakhir diupdate: 18 Oktober 2024 17:24 5:24 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 18 Oktober 2024 17:23
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Meta – perusahaan pemilik Facebook, Instagram dan WhatsApp – dikabarkan memecat sekitar 24 karyawan kantornya di Los Angeles, Amerika Serikat, karena menggunakan uang tunjangan makan $25 untuk membeli berbagai macam barang kebutuhan rumah tangga seperti pasta gigi, deterjen pencuci pakaian dan gelas minuman anggur.

Perusahaan teknologi yang bernilai lebih dari $1,2 triliun itu dikabarkan memecat para pekerja itu pekan lalu setelah hasil investigasi menemukan sejumlah karyawan menyalahgunakan sistem yang ada, termasuk mengirimkan makanan ke rumah ketika mereka sedang tidak berada di kantor, lansir The Guardian Kamis (17/10/2024).

Salah satu karyawan yang dipecat adalah seseorang yang bergaji tinggi $400.000 setahun. Orang yang tidak disebutkan namanya itu dikabarkan membeli kebutuhan rumah tangga seperti pasta gigi dan teh dengan uang tunjangan makan.

Orang tersebut, menurut Financial Times yang pertama kali mengabarkan berita ini, merasa sayang jika kredit (uang) makan itu terbuang percuma apabila tidak digunakan, seperti ketika sedang tidak makan di kantin kantor atau jika makan masakan rumah atau diundang makan teman.

Karyawan yang hanya sesekali menggunakan uang makan untuk membeli barang kebutuhan lain hanya diberikan peringatan, lapor Financial Times.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Tunjangan makan atau makan gratis sejak lama merupakan salah satu manfaat yang ditonjolkan oleh perusahaan-perusahaan besar teknologi.

Meta, yang didirikan oleh Mark Zuckerberg, biasanya menyediakan makan gratis bagi karyawan di kantin kantor-kantor besarnya, termasuk di kantor pusatnya yang sangat luas di Silicon Valley.

Namun, untuk karyawan yang ditempatkan di kantor yang kecil biasanya diberikan tunjangan makan dalam bentuk kredit yang cukup untuk dipakai membeli makanan lewat jasa pesan antar seperti UberEats dan Grubhub. Tunjangan makan harian besarannya $20 untuk sarapan, $25 untuk makan siang dan $25 untuk makan malam.

Pada 2022, Meta menimbulkan kehebohan di kalangan karyawan setelah waktu buka kantin sore diundur setengah jam menjadi pukul 18:30, sebagai bagian dari strategi penghematan finansial. Dengan perubahan itu, maka semakin sedikit karyawan yang memiliki waktu untuk makan di kantin, karena banyak dari mereka harus mengejar kendaraan shuttle terakhir pukul 6 petang. Tidak hanya itu, karyawan yang ingin membawa pulang makanannya juga menjadi kesulitan.

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:makanMark ZuckerbergMeta
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Lebih dari 95 Juta Pohon Ditanam di Arab Saudi Sejak 2021
Tulisan selanjutnya Turki Bantu Evakuasi 2 Ribu Warga Asing dari Libanon

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’

Berita
13 Juli 2026 18:00
Relawan Bantuan di Gaza Syahid Dibom ‘Israel’ usai Gelar Nobar Piala Dunia
INDEF: Bank Emas Berpotensi Besar Dorong Keuangan Syariah, Indonesia Masih Belum Tergarap
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?