Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Angka Kelahiran di Jerman Menurun Tajam

Ama Farah
Terakhir diupdate: 24 Oktober 2024 16:15 4:15 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 24 Oktober 2024 16:14
Bagikan
[Ilustrasi] Bayi
Bagikan

Hidayatullah.com– Para peneliti mengatakan bahwa mereka melihat adanya penurunan yang tajam pada angka kelahiran di Jerman, terutama di bagian timur.

Ifo Institute for Economic Research mengatakan dalam laporan terbaru yang dirilis hari Rabu (23/10/2024) bahwa Jerman mengalami penurunan tajam pada angka kelahiran, terutama di negara-negara bagian yang berada di sebelah timur.

Para peneliti di Ifo memperkirakan penyebabnya antara lain pandemi Covid-19, perang di Ukraina. Inflasi tinggi juga disinyalir menyebabkan “keluarga-keluarga muda menunda untuk memiliki keturunan,” kata Joachim Ragnitz, salah satu peneliti di Ifo seperti dilansir DW.

Secara umum, angka kelahiran berkurang 80.000 pada 2022 dan 2023 daripada yang diharapkan, kata Ragnitz.

Ragnitz adalah pakar perubahan demografi yang mempelajari tren itu di Jerman Timur. Dia mengatakan angka kelahiran “berubah drastis kurun tiga tahun terakhir.”

Baca Juga

Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya

Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata selama hidupnya seorang wanita hanya melahirkan 1,58 anak pada 2021 dan turun menjadi 1,35 pada saat ini.

Pada 2023, tercatat ada 693.000 kelahiran anak, atau hampir 13% lebih rendah dibandingkan jumlah anak yang dilahirkan pada tahun 2021. Namun, di bagian timur Jerman angkanya 17%.

Pada tahun 2011 sampai 2016, tingkat kesuburan di Jerman meningkat dari 1,39 menjadi 1,59 yang sebagian disebabkan oleh kondisi keluarga dengan anak yang lebih baik secara umum, serta kedatangan keluarga imigran yang memiliki angka fertilitas lebih tinggi. Sebagaimana diketahui pada 2011-2016 Jerman membuka pintu seluas-luasnya bagi kedatangan migran dan pengungsi.

Peneliti mengaku tidak dapat memastikan apakah penurunan itu disebabkan terjadinya perubahan dalam perencanaan keluarga yang permanen atau sementara, alias disebabkan alat kontrasepsi permanen/sementara.

“Para politisi sebaiknya memantau perkembangan ini lebih cermat, guna menghindari kemungkinan pengambilan keputusan yang salah saat memperluas kebijakan tentang penitipan anak dan sekolah,” kata Ragnitz.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jerman
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Burger McDonald’s Dicemari Bakteri E. Coli Pemasok Tarik Bawangnya
Tulisan selanjutnya MUI Sampaikan Belasungkawa Gugurnya Yahya Sinwar

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko

Berita
5 September 2026 17:08
Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
Irak Tolak Kehadiran Pasukan Koalisi AS, Harus Pergi pada 30 September
Geng Kriminal Dukungan ‘Israel’ Culik Petinggi Hamas
Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

Terbaru

  • Tidak Bermanfaat Bagi Negara, Kenya Depak Raksasa Kimia India Tata Chemicals
  • Amerika Serikat Klaim Tembak Jatuh 300 Drone Kartel Narkoba di Perbatasan Meksiko
  • Seoul Pikir-pikir untuk Ikut Amerika Serikat Mengamankan Selat Hormuz
  • Suriah Musnahkan Senjata Kimia Era Rezim Bashar Al-Assad
  • Banjir Nepal: Malaysia Kirim Tim SAR Cari Warganya
  • Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil
  • Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih
  • Tak Sekedar Larang Azan, ‘Israel’ Sedang Menjalankan Proyek Yudaisasi Masjid Ibrahimi
  • Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’
  • Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

Mungkin Anda Juga Suka

Uni Eropa Bendera
Berita

Khawatir Antibiotik Uni Eropa Hentikan Impor Daging Brazil

5 September 2026 10:14
Berita

Amerika Setujui Kemungkinan Penjualan Senjata ke Arab Saudi Bernilai $5 Miliar Lebih

5 September 2026 09:34
Berita

Nasib Pelajar Palestina di Wilayah Penjajahan, Dipaksa Ikuti Kurikulum ‘Israel’

3 September 2026 19:56
Syeikh Jarrah palestina
Berita

Menteri ‘Israel’ Akui Terus Godok Rencana Pengusiran Warga Palestina dari Gaza

3 September 2026 19:12
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?