Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

CEO Olympus Mundur Gegara Tuduhan Membeli Obat Terlarang

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2024 13:35 1:35 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2024 13:35
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– CEO perusahaan Jepang produsen peralatan opltik terkemuka Olympus Stefan Kaufmann mengundurkan diri setelah diduga membeli obat-obatan terlarang, kata pihak perusahaan hari Senin (28/10/2024).

Stefan Kaufmann, warga negara Jerman, menjadi pemimpin eksekutif Olympus pada April 2023, setelah sebelumnya menduduki kursi anggota dewan direksi sejak 2019. Dia pertama kali bergabung dengan Olympus di cabang Eropa pada 2003.

Saham Olympus anjlok enam persen dalam perdagangan pagi ketika perusahaan tersebut meminta maaf lewat sebuah pernyataan.

“Setelah menerima laporan berupa tuduhan bahwa Stefan Kaufmann telah membeli obat-obatan terlarang, Olympus, setelah berkonsultasi dengan penasihat hukum eksternal, segera menyelidiki fakta-fakta tersebut, membuat laporan kepada aparat penyidik dan bekerja sama penuh dalam penyelidikan mereka,” kata pihak perusahaan seperti dilansir AFP.

Dewan direksi perusahaan itu kemudian secara bulat menyatakan Kaufmann telah menunjukkan perilaku yang tidak sejalan dengan “kode etik global kami”, kata Olympus.Kaufmann diminta untuk membuat surat pengunduran diri yang kemudian diterima di pohak perusahaan, imbuh Olympus.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Olympus mengatakan pada 2020 perusahaan menjual divisi kameranya yang kesulitan bersaing di tingkat global untuk fokus menggarap peralatan medis.

Olympus sudah berbisnis kamera sejak 1936, tetapi kesulitan menghadapi persaingan bisnis setelah gencarnya produksi ponsel berkamera.

Perusahaan itu meraih sukses di bidang medis, dan menguasai sebagian besar pasar global endoskopi.

Sampai perusahaan menemukan pengganti, chairman Olympus Yasuo Takeuchi akan mengemban tugas-tugas CEO, kata perusahaan tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Jepangobat terlarangOlympus
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Evo Morales Tuding Pemerintah Bolivia Berusaha Membunuhnya
Tulisan selanjutnya Hacker China Curi Data Suara dan Teks Komunikasi Tokoh Politik Amerika

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda

Berita
14 Juli 2026 21:00
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Pos Indonesia Gagal Bayar Bagi Hasil Sukuk Rp24 Miliar
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?