Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Evo Morales Tuding Pemerintah Bolivia Berusaha Membunuhnya

Ama Farah
Terakhir diupdate: 28 Oktober 2024 11:40 11:40 am
Ama Farah
Dipublikasikan 28 Oktober 2024 11:40
Bagikan
Presiden Bolivia Evo Morales
Bagikan

Hidayatullah.com– Mantan pemimpin Bolivia Evo Morales menuding pemerintahan bekas sekutu politiknya ally Luis Arce berusaha untuk membunuhnya, setelah mobilnya ditembaki orang tak dikenal pada Ahad dini hari (27/10/2024).

Morales, yang pendukungnya melakukan pemblokiran jalan selama berminggu-minggu, menggunggah rekaman video di laman Facebook yang menunjukkan dirinya sedang berada di kursi penumpang sebuah mobil yang kaca depannya berlubang akibat tembakan peluru.

“Agen-agen elit Negara Bolivia berusaha merenggut nyawa saya hari ini,” tulis Morales di media sosial tersebut seperti dilansir Reuters.

Peristiwa ini terjadi ketika situasi Bolivia tegang. Para pendukung Morales memblokir jalan raya utama selama dua pekan, menghambat pengiriman makanan dan bahan bakar ke seluruh negeri, dan bentrok dengan pasukan keamanan yang berusaha menyingkirkan blokade.

Pemerintahan Arce hari Sabtu menuding Morales berusaha membuat negara “tidak stabil” dan berusaha mengusik “ketertiban demokrasi”.Pihak Morales mengatakan konvoi kendaraannya disergap dekat sebuah barak militer oleh dua kendaraan yang dipenuhi orang-orang bersenjata dan berpakaian hitam-hitam.

Baca Juga

19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla

Video yang dibagikan kepada Reuters menunjukkan aksi kejar-kejaran, di mana Morales berpindah mobil dan pengemudinya terluka. Reuters tidak dapat memverifikasi secara independen isi video atau klaim yang dibuat oleh Morales dan sekutu politiknya.

Juru bicara Morales mengatakan mantan presiden itu akan menggelar konferensi pers pada Ahad malam dan “menyajikan bukti-bukti yang menghubungkan pemerintah sebagai dalang dalam upaya pembunuhan Evo Morales”.

Dalam sebuah wawancara radio setelah insiden tersebut, Morales mengatakan dua kendaraan mencegatnya di jalan dan menembaki mobilnya, seraya menambahkan bahwa sebuah peluru melesat “beberapa sentimeter” di atas kepalanya. Pernyataan daru kubu politik Morales MAS – yang terpecah menjadi kubu pendukung Morales dan Arce – mengatakan sebuah peluru menghantam lengan pengemudi kendaraan kedua dan peluru lainnya menyerempet kepalanya.

“Jika memang Luis Arce tidak memberikan perintah untuk percobaan pembunuhan ini, dia harus segera memberhentikan dan mengadili Eduardo del Castillo dan Edmundo Novillo, menteri pemerintahan dan pertahanan (Arce), beserta seluruh anggota kepolisian yang terlibat,” kata Morales kemudian lewat media sosial.

Wakil Menteri Keamanan Bolivia Roberto Ríos mengatakan kepada awak media bahwa polisi tidak melakukan operasi apa pun terhadap Morales.

Morales, yang menjabat tiga periode sebagai presiden, mengundurkan diri pada tahun 2019 setelah pemilu yang disengketakan menjerumuskan negara itu ke dalam kekacauan. Arce, mantan menteri ekonominya, terpilih pada tahun berikutnya.

Arce diperkirakan akan mencalonkan diri kembali pada pemilu tahun 2025. Sementara Morales mengatakan juga bermaksud maju dalam pemilihan presiden tahun depan, sehingga di dalam MAS terbentuk kubu-kubu.

Pernyataan dari faksi MAS yang berpihak pada Morales menyebut serangan itu sebagai “bukti bahwa kita menghadapi pemerintahan fasis” dan mengatakan para penyerang terlihat memasuki barak militer dan kemudian menaiki helikopter yang menunggu di landasan udara.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BoliviaEvo Morales
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Insinyur Perempuan Ini Ubah Air Laut jadi Air Minum di Tengah Lapar dan Haus di Gaza
Tulisan selanjutnya CEO Olympus Mundur Gegara Tuduhan Membeli Obat Terlarang

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Sejarah

Kebakaran Hutan dalam Sejarah Utsmani: Sebab, Penanggulangan, dan Pelajarannya

Sejarah
16 Oktober 2026 09:32
Pilot Berkewarganegaraan Indonesia, Pesawat Ethiopian Airlines Dilarang Mendarat di ‘Israel’
19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
Santri Hari Ini, Pemimpin Masa Depan: Semangat PFD XIII di Yogyakarta

Terbaru

  • 19 Orang Tewas Akibat Berdesakan saat Festival Hindu Durga Puja India
  • Halal Ditunda, Kepastian Dipertaruhkan?
  • Mesir Tegaskan Siap Bela Arab Saudi di Tengah Meningkatnya Serangan Houthi
  • Arab Saudi Tembak Jatuh 4 Drone di Riyadh dan Dua Wilayah Lain
  • Air Hujan di Singapura Berwarna Abu-abu karena Asap Karhutla
  • Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran
  • Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun
  • Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon
  • Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera
  • Arab Saudi Eksekusi Pasangan yang Berbuat Asusila di Salah Satu Masjid Mekkah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Blokade Militer Amerika Mencekik Kemampuan Finansial Iran

17 Oktober 2026 10:37
Berita

Remaja Norwegia yang Dikontrak Geng Kriminal Terkait Iran untuk Melakukan Pembunuhan di Inggris Dibui 20 Tahun

17 Oktober 2026 10:07
Berita

Qatar Janji Bantu Pemulihan Sektor Energi Libanon

17 Oktober 2026 09:35
Berita

Perusahaan Periklanan ‘Israel’ Tanam Spyware di Perangkat Jurnalis Al-Jazeera

16 Oktober 2026 15:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?