Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Internasional

Seorang Pengacara Tahanan Guantanamo Diduga Bunuh Diri

Ama Farah
Terakhir diupdate: 2 Mei 2013 21:00 9:00 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 2 Mei 2013 21:00
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Seorang pengacara Amerika yang mewakili para tahanan penjara Guantanamo telah ditemukan meninggal dunia dengan dugaan bunuh diri.

Andy P. Hart, 38, pengacara publik federal AS, ditemukan tidak bernyawa pekan lalu dengan luka akibat tembakan senjata api. Menurut situs blog investigasi, Truthout, kabar tentang kematian Hart itu baru muncul hari Rabu kemarin (1/5/2013) dari keterangan seorang penyidik yang mengerjakan habeas corpus (proses hukum sebelum seorang tersangka diajukan ke persidangan) para tahanan Guantanamo. Orang tersebut minta agar namanya disembunyikan.

Menurut dokumen pengadilan, Hart sebelumnya menjadi pengacara mewakili Khalid Saad Muhammad, 39, tahanan Guantanamo asal Arab Saudi yang sudah dipulangkan ke negara asalnya pada tahun 2009, karena dianggap oleh Amerika Serikat hanya memiliki afiliasi “tingkat rendah” dengan terorisme.

Hart juga tercatat menjadi pengacara untuk Muhammad Rahim al-Afghani, salah satu dari 16 tahanan Guantanamo yang dianggap pemerintah AS memiliki hubungan “tingkat tinggi” dengan terorisme. Washington menuduh Al-Afghani bekerja sebagai penerjemah bagi Usamah bin Ladin. Al-Afghani ditangkap, ditahan dan disiksa oleh CIA , lalu dijebloskan ke Guantanamo pada tahun 2008.

Lokasi kematian Hart tidak diungkapkan ke publik. Dia disebut-sebut meninggalkan surat bunuh diri dan sebuah flashdisk, yang diyakini Truthout berisi file-file dari kasus-kasus hukum yang ditanganinya. FBI mengetahui kematian Hart. Namun, Truthout belum bisa mengkonfirmasi apakah biro investigasi AS itu akan menyelidiki kasus kematian Hart lebih jauh, lansir Russia Today Kamis (2/5/2013).

Baca Juga

Saudi Tak Akan Jalin Diplomatik dengan Penjajah, tanpa Negara Palestina
Masjidil Haram Dinodai Ponsel dan Kamera
Vatikan Selidiki Kabar Pesta Seks di Katedral Inggris
Muslim Yunani Khawatir Pihak Berwenang akan Hapus Jejak Utsmaniyyah di Trakia
Hujan Tidak Turun karena Wanita Iran Tidak Berhijab

Kabar kematian salah seorang pengacara tahanan Guantanamo ini muncul di tengah-tengah aksi mogok yang dilakukan sebagian besar tahanan di penjara AS di Kuba itu sejak Februari lalu.

Andy Hart merupakan salah satu pengacara yang pada bulan Maret lalu ikut menandatangani surat untuk Menteri Luar Negeri AS Charles Hagel berisi tuntutan tindakan segera guna mengakhiri aksi mogok makan yang terus bertambah.

Pada hari Rabu kemarin, kantor HAM Perserikatan Bangsa-Bangsa menyatakan bahwa pemaksaan asupan makanan terhadap para tahanan Guantanamo seperti halnya penyiksaan, merupakan pelanggaran terhadap hukum internasional.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Warga Saudi Belajar Islam di Universitas Moskow
Tulisan selanjutnya Seperempat Juta Rakyat Somalia Tewas Kelaparan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Jurnalis Asing Jadi Korban Serangan Pemukim Ilegal ‘Israel’, Dipukuli Hingga Gegar Otak

Berita
29 Oktober 2026 15:37
Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
Parlemen Mesir Restui Dukungan Militer untuk Arab Saudi
Koalisi Pimpinan Arab Saudi Umumkan Tembak Jatuh Drone Houthi di Mekkah

Terbaru

  • Prancis dan Chad Bina Ulang Hubungan Militer
  • Pintar Saja Tidak Cukup, Ilmu Harus Bersendi Akhlak
  • Korea Selatan Pidanakan Siswa yang Curang dengan Kacamata Pintar
  • Tersangka Penembakan di Pinggiran Paris Menarget Orang Berpenampakan Muslim atau Afrika
  • Akademisi Swedia Dilarang Masuk Inggris Jelang Penampilan Bersama Pendiri Palestine Action
  • LPH Hidayatullah Sambangi BPJPH, Bahas Penguatan Regulasi, Kompetensi dan Integritas Auditor
  • Madinah dan Istana Kepresidenan Yaman Jadi Target Serangan Houthi
  • Tolak Konser Andrea Bocelli di Indonesia, UBN: Jangan Beri Panggung Pendukung Genosida
  • Meretas untuk Kepentingan Rezim Assad Pria Suriah Divonis 42 Bulan Penjara
  • Pengembangan AI Membuat Investor Alphabet, Amazon, dan Microsoft Khawatir

Mungkin Anda Juga Suka

Internasional

Potret Pasukan Khusus Wanita Arab Saudi yang Akan Jaga Keamanan Umrah dan Haji

13 Januari 2023 15:00
Internasional

Mayoritas Muslim, Kota di AS Ini Perbolehkan Penyembelihan Hewan untuk Qurban

13 Januari 2023 07:00
Bendera LGBT AS
Internasional

Politisi Republikan AS Ajukan UU yang Melarang Pengibaran Bendera LGBT dan BLM

13 Januari 2023 05:01
Internasional

Muslimah India Berprestasi Ini Harus Pindah Sekolah Demi untuk Tetap Berhijab

12 Januari 2023 19:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?