Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Rektor UIN Ar-Raniry: Judi Online Sumber Kasus Kekerasan Perempuan di Aceh

Ahmad
Terakhir diupdate: 22 November 2024 15:13 3:13 pm
Ahmad
Dipublikasikan 22 November 2024 15:12
Bagikan
Rektor UIN Ar-Raniry Banda Aceh, Prof Mujiburrahman
Bagikan

Hidayatullah.com—Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Ar-Raniry, Prof. Mujiburrahman, menilai meningkatnya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Aceh tidak terkait dengan budaya patriarki, melainkan lebih disebabkan oleh faktor sosial ekonomi, termasuk judi onlin.

“Kekerasan ini tidak mencerminkan budaya Aceh, yang sebenarnya menjunjung tinggi nilai-nilai kearifan lokal dan Islam. Ini bukan soal patriarki, tapi lebih pada kesadaran dan pemahaman yang harus ditingkatkan,” ujar Prof. Mujiburrahman saat diwawancarai usai acara dialog Keacehan di Auditorium UIN Ar-Raniry,  belum lama ini.

Prof Mujib mengatakan sejak masa kerajaan, relasi antara laki-laki dan perempuan di Aceh sudah setara. Perempuan di Aceh memiliki akses luas di berbagai bidang kerja. Bahkan dalam perekonomian rumah tangga, perempuan sering memegang peran dominan, mengelola keuangan dan mengatur urusan rumah tangga.

Menurutnya, perilaku kekerasan lebih dipicu oleh degradasi ekonomi keluarga, salah satunya akibat judi online yang berdampak pada stabilitas rumah tangga. Ia menjelaskan bahwa budaya Aceh sejatinya menghormati kesetaraan laki-laki dan perempuan.

“Banyak kekerasan dipicu oleh tekanan finansial yang diakibatkan judi. Ini bukan bagian dari budaya Aceh, tapi faktor eksternal yang merusak,” jelasnya.

Baca Juga

AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang

Data Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Aceh, tren kekerasan terhadap perempuan dan anak terus meningkat. Pada 2020 tercatat 905 kasus, naik menjadi 924 kasus pada 2021, kemudian 1.029 kasus pada 2022, dan mencapai 1.098 kasus pada 2023.

Mujiburrahman menggarisbawahi pentingnya peran pendidikan dan sosialisasi dalam mencegah kekerasan.

“Diperlukan sinergi antara lembaga pendidikan, pemerintah, dan tokoh masyarakat untuk bersama-sama mencari solusi agar angka kekerasan di Aceh bisa ditekan,” tambahnya.* wpd

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:AcehHeadlinejudi onlinekekerasan anakkekerasan perempuanProf. MujiburrahmanUINUIN Ar-RaniryUniversitas Islam Negeri
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Penipuan di Singapura Marak, Tuntutan Klaim Meningkat 63%
Tulisan selanjutnya Mahasiswa UGM Deklarasi Anti-Miras  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

UEA Bantah Laporan Serangan di Pangkalan Udara Al Minhad

Berita
31 Agustus 2026 18:22
DPP Hidayatullah Dorong APHIDA Perkuat Kolaborasi dan Jaringan Bisnis untuk Hidayatullah
Lima Nama Bakal Caketum PBNU Disepakati, Ada Gus Kikin, Yahya Staquf hingga Kiai Zulfa
Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia

Terbaru

  • AS Hantam 100 Target di Iran, Dua Tanker Minyak Ikut Diserang
  • Jelang Wajib Halal Oktober 2026, LPPOM Dorong Konsumen Ikut Mengawal Kehalalan Produk
  • Tinggal Sebulan Lebih, MUI Tegaskan Tak Ada Lagi Alasan Tunda Wajib Halal
  • Wajib Halal Oktober 2026 Menghitung Hari, BPJPH Ungkap Kesiapan Ekosistem Sertifikasi
  • Menembus Gelap, Mengantar Cahaya Al-Qur’an ke Pelosok Pandeglang
  • Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing
  • Studi: Kokain Lampaui Minyak, Jadi Sektor Ekspor Terbesar Kolombia
  • Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya
  • Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya
  • Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Aktivis Pro-Demokrawi Hong Kong Joshua Wong Mengaku Berkolusi dengan Pihak Asing

2 September 2026 15:07
Berita

Trump Mengklaim ‘Israel’ Tak Akan Bertahan Tanpa Dirinya

1 September 2026 09:01
Berita

Erdogan: Militer Turki Sedang Berada pada Periode Terkuat dalam Sejarahnya

31 Agustus 2026 22:46
Berita

Komandan ‘Israel’ Tak Menyesal Perintahkan Serangan yang Tewaskan 7 Relawan WCK

31 Agustus 2026 21:38
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?