Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Dana Investasi Norwegia Hengkang dari Operator Telekomunikasi Israel Bezeq

Ama Farah
Terakhir diupdate: 4 Desember 2024 13:55 1:55 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 4 Desember 2024 13:55
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Dana investasi milik negara Norwegia, lembaga investasi plat merah yang terbesar di dunia, sudah menjual semua sahamnya di Bezeq Israel karena memberikan layanan telekomunikasi di kawasan pemukiman Yahudi di Tepi Barat yang diduduki Israel, kata pihak perusahaan Selasa malam (3/12/2024).

Keputusan itu diambil setelah Council on Ethics, yang mengawasi dana investasi tersebut, menerapkan standar etika bisnis yang lebih ketat dan tegas.

“Perusahaan ini, melalui kehadiran fisiknya dan penyediaan layanan telekomunikasi ke pemukiman Israel di Tepi Barat, berarti membantu memfasilitasi pemeliharaan dan perluasan pemukiman-pemukiman tersebut, yang dinyatakan ilegal menurut hukum internasional,” kata Council on Ethics.

“Dengan melakukan hal itu, perusahaan itu sendiri berkontribusi terhadap pelanggaran hukum internasional,” imbuhnya, dalam rekomendasi yang dikeluarkan supaya dana investasi milik pemerintah Norwegia melepas andilnya di perusahaan itu.

Bezeq adalah perusahaan telekomunikasi terbesar di Israel.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Lembaga pengawas tersebut memaklumi bahwa perusahaan tersebut mengatakan bahwa mereka juga menyediakan layanan telekomunikasi ke wilayah Palestina di Tepi Barat, tetapi hal tersebut tidak berarti mengaburkan fakta bahwa mereka menyediakan layanan di pemukiman Yahudi yang berada di wilayah Palestina yang diduduki Israel.

Badan pengawas itu menyerahkan rekomendasinya ke Bank Sentral Norwegia yang berwenang untuk memutuskan soal divestasi.

Dana investasi milik negara Norwegia itu sekarang sudah melepas seluruh sahamnya di Bezeq, lapor Reuters.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:BezeqisraelNorwegia
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Yahya Sinwar: Catatan dari Teman Dekat (Tulisan 2)
Tulisan selanjutnya Pengadilan Perintahkan Firdaus Wong Hapus Video Soal Pengislaman Anak non-Muslim

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Israel, Russia Dimasukkan Daftar Hitam Kekerasan Seksual PBB

Berita
31 Mei 2026 19:39
Setia dari Dulu, Kini dan Akan Datang: Kisah Pak Haji Toeng & Bu Hajjah Intang Kloter 15 KBIHU Hidayatullah Balikpapan di Haji 2026
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Prancis Minta Pelecehan Terhadap Aktivis Gaza Flotilla oleh Israel Diselidiki
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?