Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Junta Militer Niger Ambil Alih Operasi Tambang Uranium Orano Prancis

Ama Farah
Terakhir diupdate: 7 Desember 2024 16:28 4:28 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 7 Desember 2024 16:28
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Perusahaan Prancis Orano mengumumkan bahwa pertambangan uranium garapannya di Niger diambil alih kendali operasionalnya oleh junta militer Niger.

Junta, yang mengambil alih kekuasaan lewat kudeta pada bulan Juli tahun lalu, berjanji akan merombak regulasi pertambangan bahan mentah oleh perusahaan-perusahaan asing.

Pada bulan Juni, pihak berwenang mencabut izin untuk menambang salah satu cadangan uranium terbesar di dunia, Imouraren – yang diperkirakan mengandung sekitar 200.000 ton uranium. Niger merupakan produsen uranium terbesar ketujuh di dunia.

Pada akhir Oktober, perusahaan asal Prancis itu sudah menghentikan sementara produksinya yang digarap oleh anak perusahaan lokalnya Somair, di daerah Arlit di bagian utara Niger, disebabkan kondisi operasi yang semakin sulit dan masalah finansial.

Perusahaan itu juga kesulitan untuk mengekspor uranium, sejak junta menutup perbatasan dengan Benin dengan alasan keamanan.

Baca Juga

Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air

Orano memegang 63,4 persen saham Somair, sementara negara Niger memiliki 36,6 persen saham.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis hari Rabu (4/12/2024), perusahaan itu berkata, “Selama beberapa bulan, Orano telah memperingatkan tentang gangguan yang dialami kelompok usaha ini dalam pengelolaan Somair. Keputusan yang diambil pada rapat dewan perusahaan tidak lagi diterapkan dan, sebagai akibatnya, Orano hari ini mengonfirmasi bahwa otoritas Niger sudah mengambil alih kendali operasional.

“Sebanyak total 1.150 ton konsentrat uranium dari stok tahun 2023 dan 2024 – setara hampir setengah produksi tahunan di Arlit – diblokir sehingga tidak bisa diekspor, kata Orano. Stok itu bernilai sekitar €200 juta.

Tindakan junta ini diambil seiring dengan perubahan pertemanan Niamey dari yang selama ini berhubungan erat dengan negara bekas penjajahnya, Prancis, beralih ke Rusia dan Iran.

Bulan lalu, Menteri Pertambangan Niger Ousmane Abarchi mengundang perusahaan-perusahaan Rusia untuk berinvestasi di pertambangan uranium dan mineral lainnya.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:NigerPrancisuranium
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Fuad Baradja Obituari: Fuad Baradja, Lelaki Sederhana yang Terus Merangkai Kebaikan
Tulisan selanjutnya Petani Uni Eropa akan Gelar Protes Kesepakatan Dagang UE-Mercosur

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Berita
18 Juli 2026 09:49
Croissant Viral Bergaya Vulgar Tak Penuhi Syarat Sertifikasi Halal, Ini Penjelasan MUI
MUI: Fatwa Hukuman Mati bagi Koruptor Sudah Ada Sejak 2005, Tinggal Menjadi Hukum Positif
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang

Terbaru

  • Obituari: Zeyd Baktir, Penggerak Sunyi di Jalan Dakwah
  • Masjid Jadi Sasaran, Pemukim ‘Israel’ Lanjutkan Aksi Pembakaran di Tepi Barat
  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik

18 Juli 2026 10:26
Berita

China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

18 Juli 2026 10:12
Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?