Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Saintek

Rokok Kemasan Polos Berhasil Turunkan Jumlah Perokok

Insan Kamil
Terakhir diupdate: 2 September 2014 14:06 2:06 pm
Insan Kamil
Dipublikasikan 2 September 2014 14:06
Bagikan
Bagikan

PERNYATAAN industri tembakau tentang kemasan polos bisa memberi dampak yang berbahaya, diyakini “tidak benar”. Para kampanye kesehatan mengatakan, dari penelitian di Australia diketahui, argumen produsen tersebut tidak didukung oleh bukti.

Australia menjadi negara pertama di dunia yang memperkenalkan kemasan standar (polos) untuk produk tembakau pada akhir 2012, dan penelitian sebelumnya menunjukkan, kebijakan tersebut telah menyebabkan kejatuhan terbesar tingkat merokok di negara itu dalam beberapa dekade.

Di Inggris, justru pemerintah masih melakukan konsultasi untuk memperkenalkan kemasan polos, bahkan terkesan mengulur-ulur waktu melaksanakan kebijakan itu,  yang telah diperdebatkan pertama kali pada tiga tahun lalu.

Produsen tembakau berjuang keras untuk mencegah kebijakan tersebut masuk ke ranah hukum. Di Australia, industri mengklaim bahwa paket polos akan menyebabkan ledakan penjualan pasar gelap rokok ilegal, yang berpotensi membahayakan, dan juga akan merugikan pengecer kecil.

Namun, menurut hasil survei selama tiga tahun terhadap 2.000 perokok di Australia, yang dilakukan sebelum, selama, dan setelah perubahan hukum, peneliti mengatakan, perkiraan industri tembakau tersebut tidak akurat.

Baca Juga

Lithium Air Laut
China Temukan Cara Baru Menambang Lithium Air Laut
7 dari 10 Warga Malaysia Ingin Medsos Dilarang untuk Anak di Bawah 14 Tahun
Warisi Generasi Old, Milenial Akan jadi ‘Generasi Terkaya dalam Sejarah’
Minum Air Zamzam Sembuhkan Sakit dan Kuatkan Hafalan
Ilmuwan Menemukan Koridor Tersembunyi di Piramida Agung Giza Mesir

Peneliti dari Melbourne’s Centre for Behavioural Research in Cancer menemukan, proporsi perokok yang membeli produk tembakau tak bermerek tetap sangat rendah, dan sebenarnya sudah sedikit menurun, dari 2,3 persen pada 2011 menjadi 1,9 persen pada 2013. Proporsi perokok membeli produk tembakau harga murah yang berasal dari Asia, juga rendah dan tidak berubah, jatuh sedikit dari 1,1 persen pada 2011 menjadi 0,9 persen tahun 2013.

Perokok juga tidak beralih dari membeli rokok dari pengecer kecil ke supermarket besar. Proporsi membeli tembakau di supermarket hanya naik 0,3 persen, menjadi 65,7 persen. Sedangkan perokok yang membeli tembakau di toko kecil naik dari sembilan persen menjadi 11 persen antara tahun 2011 dan 2013.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal online BMJ Open today.

Amanda Sandford, manajer riset di lembaga amal Inggris, Action on Smoking and Health (ASH), mengatakan kepada The Independent belum lama ini, temuan itu merupakan “bukti bahwa pernyataan industri tembakau tentang dampak kemasan standar adalah tidak benar”.

“Bukti untuk mendukung kemasan standar dengan alasan kesehatan, sudah benar dan sekarang kami memiliki bukti bahwa tindakan itu tidak meningkatkan perdagangan ilegal atau memiliki dampak negatif, terutama pada pengecer,” katanya. “Jika para politisi punya keraguan tentang dampak ekonomi dari kemasan standar, sekarang harus diyakinkan oleh penelitian ini.”

Keberhasilan kebijakan di Australia, di mana tingkat merokok harian turun 15 persen antara tahun 2010 dan Desember 2013, telah berperan dalam meyakinkan pemerintah, yang pada akhirnya bisa mendorong dilakukannya kemasan standar di Inggris.

Merokok tetap menjadi penyebab terbesar kematian di Inggris, yakni sekitar 100.000 orang setiap tahun melalui hubungannya dengan kanker, penyakit jantung, dan penyakit pernapasan.

Industri tembakau global telah berjuang mati-matian untuk mencegah negara-negara lain mengikuti jejak Australia.

Mereka menyebutkan, kemasan standar (polos) menyebabkan terjadinya penyelundupan tembakau, dan menyebabkan lonjakan merek palsu yang berpotensi berbahaya karena kemasan polos mudah dipalsu.

Dalam ulasan monumentalnya tentang kemasan polos, salah satu dokter terkemuka di Inggris, Sir Cyril Chantler mengatakan, dia “tidak yakin” dengan argumen-argumen industri tentang perdagangan gelap.

Ia mengatakan, klaim industri tembakau bahwa kebijakan tersebut akan mengakibatkan penurunan harga rokok, dan meningkatkan perokok,  merupakan alasan “berlebihan”.*

Redaktur: Insan Kamil
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:rokok
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya NU dan Solidaritas Muslimin di Indonesia
Tulisan selanjutnya Kasus Spanduk ‘Tuhan Membusuk’ akibat Kekeliruan Ilmu

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha

Berita
1 Juni 2026 10:40
Warga Yunani Didakwa Membantu Iran untuk Menarget Jurnalis di Inggris
Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
Irlandia Bakal Larang Impor dari Permukiman ‘Israel’ Mulai Pertengahan Juli
‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza

Terbaru

  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
  • Panas! Iran Hantam Pangkalan AS di Kuwait Setelah Serangan ke Pulau Qeshm
  • Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
  • ‘Israel’ Tunjuk Roman Gofman Jadi Kepala Mossad, Loyalis Netanyahu yang Dukung Pendudukan Gaza
  • Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah
  • Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi

Mungkin Anda Juga Suka

Saintek

Para Ilmuwan Lakukan Deteksi Autisme pada Rambut

9 Januari 2023 20:30
Saintek

Tantangan Teknologi, Banyak Orang Oversharing dan Umbar Aib di Media Sosial

26 Desember 2022 14:00
Saintek

(Video) Kuasa Allah, Ilmuwan Berhasil Merekam Tumbuhan yang Bernapas

23 Desember 2022 15:10
Saintek

Selandia Baru akan Siapkan Undang-undang agar Facebook dan Google Membayar Berita

5 Desember 2022 11:21
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?