Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Polisi Korea Selatan Geledah Kantor Presiden Yoon Suk Yeol

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2024 12:59 12:59 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2024 12:59
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Polisi Korea Selatan, hari Rabu (11/12/2024), menggeledah kantor kepresidenan dan markas besar kepolisian sebagai bagian dari penyelidikan atas kasus penerapan darurat militer singkat oleh Presiden Yoon Suk Yeol.

Penggeledahan juga dilakukan di kantor Kepolisian Metropolitan Seoul dan Kepolisian Garda Majelis Nasional, kata pihak kepolisian.

Penggerebekan dilakukan berkaitan dengan tindakan Presiden Yoon Suk Yeol pekan lalu yang mengumumkan pemberlakuan darurat militer – tindakan gegabah yang menyebabkan Korea Selatan terpuruk ke dalam krisis dan menimbulkan kekhawatiran besar pada negara-negara sekutunya.

Kantor berita Yonhap mengatakan bahwa penggeledahan dilakukan sebagai bagian dari upaya penegak hukum untuk memastikan apakah tindakan Yoon itu, yang didukung oleh beberapa pejabat senior di dalam pemerintahannya, merupakan pemberontakan, kejahatan yang tidak dapat ditepis dengan kekebalan presiden dan dapat dijatuhi hukuman mati.

Yoon menangguhkan pemerintahan sipil dan mengumumkan darurat militer sepekan yang lalu dan mengirim pasukan khusus berikut helikopter-helikopter ke parlemen, sebelum anggota parlemen akhirnya bertindak tegas memaksanya untuk mencabut dekrit tersebut.

Baca Juga

Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas

Yoon beruntung selamat dari upaya pemakzulan di parlemen pada hari Sabtu (7/12/2024) ketika puluhan ribu warga Korea menerjang suhu beku untuk menuntut pemakzulannya. Upaya pemakzulan Yoon gagal karena partai pemerintah PPP memboikot pemungutan suara di parlemen.

PPP mengatakan bahwa Yoon, 63, setuju untuk menyerahkan kekuasaan ke tangan perdana menteri dan ketua partai PPP, langkah yang justru semakin membuat oposisi dan rakyat marah dan menuding tindakan itu sebagai upaya “kudeta kedua”.

Pada hari Selasa (10/12/2024), pimpinan Komando Perang Khusus Angkatan Darat Kwak Jong-geun memberikan penjelasan di hadapan parlemen bahwa Yoon memerintahkan dirinya untuk menghentikan para anggota parlemen yang berusaha memasuki gedung parlemen untuk menghadiri rapat pembatalan dekrit darurat militer pekan lalu.

“Presiden menelepon saya secara langsung lewat sambungan rahasia. Dia mengatakan bahwa sepertinya kuorum belum terpenuhi dan memerintahkan saya supaya segera mendobrak pintu dan menyeret keluar orang-orang (para anggota parlemen) yang berada di dalam,” papar Kwak, seperti dilansir AFP.

Pada hari Selasa 10 November, para wakil rakyat meloloskan mosi pembentukan panitia khusus untuk menyelidiki kasus dekrit darurat militer tersebut.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:darurat militerKorea SelatanYoon Suk Yeol
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Amerika Serikat Pasang Sayembara $10 Juta untuk Menangkap Hacker China
Tulisan selanjutnya Bekas Menteri Pertahanan Korsel Berusaha Bunuh Diri di Rutan

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Kerbau Donald Trump Batal Disembelih karena Alasan Keamanan

Berita
31 Mei 2026 01:20
Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
Hakim Memutuskan Nama Donald Trump Dihapus dari Gedung Kesenian Kennedy Center

Terbaru

  • Polisi ‘Israel’ Rekrut Aktivis Zionis untuk Perkuat Kehadiran Yahudi Masjidil Aqsha
  • ‘Israel’ Beri Keringanan Pajak bagi Permukiman Ilegal Yahudi di Tepi Barat
  • Genosida ‘Israel’ di Gaza: Jumlah Warga Palestina Hilang Tembus 9.500 Orang
  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam

4 Juni 2026 11:00
Berita

Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz

4 Juni 2026 10:00
Berita

Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

4 Juni 2026 09:00
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?