Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Bekas Menteri Pertahanan Korsel Berusaha Bunuh Diri di Rutan

Ama Farah
Terakhir diupdate: 11 Desember 2024 13:26 1:26 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 11 Desember 2024 13:25
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Bekas menteri pertahanan Kim Yong-hyun berusaha untuk bunuh diri saat berada di dalam rutan, tetapi saat ini kondisinya stabil, kata Kementerian Kehakiman Korea Selatan hari Rabu (11/12/2024).

Kim diketahui berusaha untuk gantung diri dengan menggunakan seutas tali yang dibuat dari sobekan pakaian dalam di kamar mandi rumah tahanan Dongbu di Seoul pada hari Selasa pukul 11:52 malam, tidak lama sebelum pengadilan mengeluarkan surat resmi penangkapan dirinya, kata kementerian seperti dilansir Yonhap.

“Ada perintah langsung untuk menahannya,” kata kementerian. “Perawatan tim medis menunjukkan dia dalam kondisi stabil tanpa kelainan, dan dia saat ini dia ditahan dengan kondisi normal.”

Kim secara resmi ditahan pada Rabu pagi atas tuduhan membantu Presiden Yoon Suk Yeol melancarkan pemberontakan melalui penerapan dekrit darurat militer yang berlangsung singkat pekan lalu.

Pihak kejaksaan menduga Kim yang kala itu menjabat menteri pertahanan menyodorkan deklarasi darurat militer kepada Yoon dan memerintahkan pengerahan tentara ke gedung parlemen dan kantor pusat Komisi Pemilihan Nasional.

Baca Juga

Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

Berdasarkan hukum di Korea Selatan, mereka yang ambil bagian dalam upaya pemberontakan bisa diancam dengan hukuman mati, penjara seumur hidup atau hukuman kurungan sedikitnya lima tahun.

Shin Yong-hae, komisioner umum lembaga pemasyarakatan Korea Selatan, dalam rapat di parlemen mengatakan bahwa Kim ditempatkan di dalam sel khusus setelah berusaha bunuh diri.

Aparat kejaksaan dijadwalkan akan memeriksa Kim pada hari Rabu ini, lapor Yonhap.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:darurat militerKim Yong-hyunKorea Selatan
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Polisi Korea Selatan Geledah Kantor Presiden Yoon Suk Yeol
Tulisan selanjutnya Menteri Taliban Khalil Haqqani Jadi Korban Bom Bunuh Diri

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Tegaskan Siap Tempur Lebih Kuat Jika Perang dengan AS Kembali Pecah

Berita
2 Juni 2026 21:41
Kementerian Kesehatan Gaza: 33 Orang Syahid Ditembak Israel saat Libur Idul Adha
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya
Perkuat Kompetensi Amil Zakat dan Nazir Wakaf, Kemenag Gelar Sertifikasi Profesi
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Terbaru

  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina
  • MUI: Qurban Presiden dengan Dana APBN untuk Masyarakat Sah dan Sesuai Syariat

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Berita

Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

3 Juni 2026 12:30
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?