Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Milisi Bersenjata Dibubarkan, Dilebur di Kementerian Pertahanan Suriah

Ahmad
Terakhir diupdate: 20 Desember 2024 13:45 1:45 pm
Ahmad
Dipublikasikan 20 Desember 2024 14:10
Bagikan
Semua kelompok bersenjata di Suriah dibubarkan dan ditempatkan di bawah yurisdiksi Kementerian Pertahanan, kata Ahmad al-Sharaa, pemimpin Hay’at Tahrir Syam (HTS)
Bagikan

Hidayatullah.com—Semua kelompok bersenjata di Suriah akan dibubarkan sebelum pejuang mereka ditempatkan di bawah yurisdiksi Kementerian Pertahanan, kata Ahmad al-Sharaa.

Pernyataan al-Sharaa yang juga pemimpin aliansi pejuang oposisi yang memerintah rezim Bashar al-Assad tidak dipublikasikan oleh lembaga negara Suriah, SANA.

“Setiap orang akan tunduk pada hukum,” kata al-Sharaa, yang popular dengan  panggilan Abu Muhammad Al-Jaulani dalam laporan yang dikutip media internasional.

Tidak jelas dari komentar al-Sharaa bagaimana dan kapan hal tersebut akan tercapai, atau apakah faksi-faksi bersenjata yang bersaing di negara tersebut akan setuju atau tidak.

Lebih dari seminggu setelah jatuhnya Bashar, pemerintah baru di Damaskus dilaporkan berusaha memproyeksikan stabilitas setelah hampir 14 tahun perang saudara di Suriah.

Baca Juga

Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis

Barat dan Amerika Serikat (AS) selalu menempatkan kelompok Hay’at Tahrir al-Sham (HTS) yang dipimpin oleh al-Sharaa sebagai “organisasi teroris”, sebuah label yang biasa disematkan kelompok yang tidak sejalan dengan Barat, kepada pemerintah Suriah yang baru.

Namun pemimpin baru Suriah telah bertemu dengan diplomat Barat untuk mendapatkan pengakuan internasional atas legitimasi pemerintahan baru.

Fokus dunia kini beralih ke Suriah setelah kelompok pejuang oposisi anti-rezim menggulingkan rezim Bashar pada 8 Desember, yang berlangsung sejak protes sipil yang didukung oleh perlawanan bersenjata dimulai pada Maret 2011.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Abu Mohammad al-JaulaniAhmad al-SharaaHay’at Tahrir SyamHeadlinekelompok bersenjataKementerian Pertahanan SuriahRevolusi Suriahsuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Mahkamah Agung Ghana Tolak Gugatan RUU Anti-LGBT
Tulisan selanjutnya BKSAP DPR RI Soroti Perlindungan Mahasiswa Indonesia yang Kuliah di Mesir  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Singapura Terbitkan Panduan untuk Bantu Orang Tua Kurangi Screen Time Anak

Berita
1 Juni 2026 13:00
‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
Influencer Singapura Didenda S$3.500 karena Mengiklankan Vape di Telegram
Hakim Agung Palestina: RUU Pembatasan Adzan adalah Pelanggaran Kebebasan Beribadah
Pengadilan Kenya Tolak Rencana Amerika Serikat untuk Mendirikan Fasilitas Karantina Ebola di Negaranya

Terbaru

  • Turki Tegaskan Komitmennya untuk Perkuat Keuangan Syariah
  • Fatah Tunjuk Hussein al-Sheikh Jadi Wakil Mahmoud Abbas
  • ‘Israel’ Klaim Penjualan Senjata ke Negara Arab Melonjak Tajam, Banyak yang Beli Diam-Diam
  • Turki Siapkan Proyek Kereta Hijaz sebagai Alternatif Selat Hormuz
  • Harga Obat Terancam Naik, DPR Minta Perlindungan untuk Pasien Penyakit Kronis
  • Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’
  • Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital
  • Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama
  • Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki
  • Hampir 135 Ribu Jamaah Indonesia Salurkan Dam Lewat Adahi, Daging Diprioritaskan untuk Palestina

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Bantah Menolak Lepas Kendali Gaza, Hamas: Kebohongan ‘Israel’

4 Juni 2026 08:06
Berita

Bachtiar Nasir: Pesantren Hadapi Ujian Besar Kepercayaan Publik di Era Digital

3 Juni 2026 16:00
Berita

Ekonomi Syariah Global Tembus USD 8,6 Triliun, Indonesia Harus Naik Kelas Jadi Produsen Utama

3 Juni 2026 13:30
Berita

Presiden Erdogan Kini Punya 10 Cucu, Kabar Bahagia Datang dari Keluarga Presiden Turki

3 Juni 2026 13:00
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?