Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Kubu Trump Bilang Dubes Inggris untuk AS yang Baru “Goblok”

Ama Farah
Terakhir diupdate: 21 Desember 2024 18:10 6:10 pm
Ama Farah
Dipublikasikan 21 Desember 2024 18:10
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com– Seorang penasihat kampanye presiden Amerika Serikat terpilih Donald Trump menyebut duta besar Inggris untuk AS yang baru, Lord Peter Mandelson, sebagai “an absolute moron” atau orang yang benar-benar bodoh, goblok.

Chris LaCivita lewat media sosial mengatakan Lord Mandelson “seharusnya tinggal saja di rumah”, lansir BBC Jumat (20/12/2024).

LaCivita mengkritik keputusan pemerintah Inggris yang disebutnya mengganti seorang duta besar profesional yang dikagumi dan dihormati dengan seseorang yang bodoh.

Lord Mandelson merupakan sosok yang terkenal di lingkungan politik Inggris, yang pernah malang-melintang di era perdana menteri Tony Blair dan Gordon Brown sebelum akhirnya menjadi anggota majelis tinggi parlemen Inggris House of Lords.

Lord Mandelson diberi tugas menggantikan Dame Karen Pierce, masa jabatannya sebagai duta besar Inggris di Washington DC akan habis begitu Donald Trump memasuki Gedung Putih pada awal 2025.

Baca Juga

Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

Dijuluki “Prince of Darkness” semasa menjadi spin doctor (penggoreng isu-isu politik) untuk Partai Republik, politisi berusia 71 tahun itu dikenal kerap mengkritik Donald Trump. Dia pernah menyebut Trump sebagai “agak-agak seorang nasionalis kulit putih dan rasis”.

Dalam sebuah wawancara dengan jurnalis Italia pada 2019, yang baru mencuat ke publik belakangan ini, Lord Mandelson menyebut Trump sebagai sosok yang ceroboh dan berbahaya bagi dunia.

Dalam wawancara tahun 2018 dengan koran Inggris Evening Standard, dia menyebut Trump sebagai “bully”, orang yang kerap melakukan perundungan.*

Redaktur: Ama Farah
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Amerika SerikatDonald TrumpinggrisLord Mandelson
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Dokter anti-Islam Asal Saudi Tabrak Pengunjung Pasar Natal Magdeburg Jerman [Video]
Tulisan selanjutnya Presiden Prabowo Bertemu Mahasiswa Indonesia di Mesir  

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Iran Lancarkan Serangan Balasan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah, Ketegangan Regional Memanas

Berita
13 Juli 2026 16:30
Matinya Lindsey Graham, Senator AS Paling Vokal Bela ‘Israel’
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
MPR Singgung LGBT di Muswil BKPRMI DKI Jakarta, Ajak Pemuda Masjid Selamatkan Generasi Muda
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah
  • Hidayatullah Luncurkan Aplikasi Gerakan Sedekah Subuh, Perkuat Ekosistem Filantropi Islam Berbasis Digital

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

18 Juli 2026 09:30
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?