Hidayatullah.comHidayatullah.comHidayatullah.com
Pemberitahuan Lebih Banyak
Font ResizerAa
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Font ResizerAa
Hidayatullah.comHidayatullah.com
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Pencarian
  • Beranda
  • Berita
  • Kajian
  • Artikel
  • Kolom
  • Feature
  • Ragam
  • Hidcompedia
  • Fiqih
  • Sejarah
  • Palestina
  • Khutbah Jumat
Berita

Laporan Intelijen: Rezim Al-Assad Eskekusi 94 Kader Hamas Tanpa Pengadilan

Ahmad
Terakhir diupdate: 6 Januari 2025 15:08 3:08 pm
Ahmad
Dipublikasikan 6 Januari 2025 15:05
Bagikan
Bagikan

Hidayatullah.com—Dokumen intelijen mengungkapkan bahwa rezim Assad mengeksekusi puluhan kader Hamas tanpa pengadilan. Sebuah sumber mengungkapkan, puluhan pemimpin dan anggota Hamas dibunuh di Suriah oleh rezim Presiden terguling Bashar al-Assad di Suriah.

Sumber informasi yang dekat dengan gerakan Hamas menyatakan, dalam sebuah pernyataan kepada Al-Quds Al-Arabi, bahwa (94) kader gerakan tersebut, yang berada di Suriah, dieksekusi di penjara Suriah, tanpa ada pengadilan yang diadakan terhadap mereka.

Sumber tersebut mengindikasikan bahwa dokumen intelijen yang ditemukan di markas besar dinas keamanan Suriah, setelah penggulingan rezim Bashar al-Assad, mengungkapkan bahwa instruksi untuk menangkap kader yang terbukti memiliki hubungan dengan gerakan Hamas masih terus berlangsung.

Menurut sumber tersebut, klasifikasi Hamas sebagai gerakan pengkhianat tidak diubah oleh rezim presiden yang digulingkan, meskipun rekonsiliasi telah dilakukan dua tahun beberapa bulan lalu.

Sumber tersebut membantah ada satupun tahanan yang dibebaskan, dipimpin oleh komandan militer di Brigade Al-Qassam, Mamoun Al-Jaloudi (Abu Jawdat).

Baca Juga

Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat

Dokumen intelijen yang ditemukan di markas besar dinas keamanan Suriah, setelah penggulingan rezim Bashar al-Assad, mengungkapkan bahwa instruksi untuk menangkap kader yang terbukti memiliki hubungan dengan gerakan Hamas masih terus berlangsung.

Gerakan Hamas telah menyerahkan daftar nama kepada mantan Sekretaris Jenderal Hizbullah, Hassan Nasrallah, sebelum pembunuhannya, dan ini terjadi setelah gerakan Hamas melanjutkan kembali hubungannya dengan rezim Bashar al-Assad pada Oktober 2022.

Berdasarkan usulan dari Nasrallah, yang berjanji akan menindaklanjuti masalah tersebut dengan otoritas tertinggi.

Sumber-sumber tersebut meyakini bahwa rezim Assad dipaksa untuk melakukan rekonsiliasi formal dengan Hamas karena tekanan dari Iran dan Hizbullah.

Sumber tersebut juga menambahkan bahwa jalur komunikasi antara rezim yang digulingkan dan Hamas terputus sejak Oktober 2023 oleh Assad, hingga tidak ada pernyataan duka dari Bashar Assad atau pejabatnya atas kematian para pemimpin Hamas yang dibunuh, yaitu Ismail Haniyah, Yahya Sinwar, dan Saleh al-Arouri.*

Redaktur: Ahmad
Bantu kami terus menyuarakan kebenaran!

Scan QRIS dan dukung #Journalism4Ummah

donasi online
TAG:Bashar al-AssadHAMASHeadlineintelijensuriah
Bagikan tulisan ini
Facebook Whatsapp Whatsapp Telegram Email Salin tautan Print
Tulisan sebelumnya Banyak Gaya, Berakibat Banyak Tekanan
Tulisan selanjutnya Menteri Pendidikan Dukung Putusan MK: Pendidikan Agama Wajib di Sekolah

Ikuti Kami

1.2KLike
89KFollow
27.8KFollow
222KSubscribe
Ad image
Ad image

Terpopuler

Berita

Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf

Berita
18 Juli 2026 09:30
Sering Menyakiti Kakek 95 Tahun yang Dirawatnya, ART Indonesia Dihukum Bui 18 Bulan di Singapura
Pakistan Jadi Tuan Rumah Konferensi Menteri Perempuan OKI, Bahas Sosial Ekonomi dan Politik
Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
Hukuman Mati In Absentia Bagi Pemimpin RSF Mohamed Hamdan Daglo

Terbaru

  • Fasilitas Kesehatan Belum Pulih, Cacar Air Mewabah di Gaza
  • Uni Eropa Larang Impor Emas Sudan untuk Memutus Pendanaan Perang
  • Negeri Kincir Angin Resmi Berstatus Kekurangan Air
  • Bertubi-tubi Diserang Amerika, Iran Minta Rakyatnya Hemat Listrik
  • China Bantah Tuduhan Trump Beijing Mengusik Proses Pemilu Amerika Serikat
  • Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait
  • Sumber Militer Suriah Bantah Iran Membom Pangkalan Al-Tanf
  • Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya
  • Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak
  • Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

Mungkin Anda Juga Suka

Berita

Serangan Iran Merusak Pembangkit Listrik dan Fasilitas Desalinasi Air Kuwait

18 Juli 2026 09:49
Berita

Permohonan Legalisasi Ganja untuk Keperluan Relijius oleh Komunitas Rastafarian Ditolak Pengadilan Kenya

17 Juli 2026 15:23
Berita

Minum Obat Penggugur Kandungan Wanita Indonesia Dihukum 5 Tahun Penjara di Sarawak

17 Juli 2026 14:04
Berita

Seribu QRIS Personal Sudah Disebar, DPP Hidayatullah Siap Masifkan Gerakan Subuh Bersedekah

15 Juli 2026 21:36
Hidayatullah.comHidayatullah.com
Follow US
Copyright 2023 © Hidayatullah.COM
  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Informasi Iklan
  • Pedoman Media Siber
  • Indeks
Welcome Back!

Sign in to your account

Username or Email Address
Password

Lupa password?